GARUT – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut mulai menyalurkan insentif kepada ratusan atlet dan pelatih yang dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Penyaluran insentif tersebut menjadi bagian dari dukungan KONI Garut terhadap kontingen daerah yang tengah menjalani persiapan. Bantuan diharapkan dapat menunjang kebutuhan atlet dan pelatih selama mengikuti program latihan menjelang pertandingan.
Wakil Ketua IV KONI Kabupaten Garut, Agus Barkah mengatakan bahwa penerima insentif mencakup 547 atlet dan ratusan pelatih dari berbagai cabang olahraga. Secara keseluruhan, jumlah penerima disebut mencapai sekitar 725 orang.
Baca Juga:Rumah Lansia Duafa di Cisurupan Ambruk, DPRD Dorong Kolaborasi PendanaanPopulasi Domba Garut Capai 600 Ribu Ekor, Produksi Daging Disebut Surplus
“Ini merupakan bentuk komitmen KONI Kabupaten Garut dalam memberikan insentif kepada atlet dan pelatih yang akan diberangkatkan ke Porprov Jawa Barat 2026,” katanya.
Agus Barkah yang akrab disapa Abar menjelaskan, atlet dan pelatih dalam klasifikasi umum memperoleh insentif sebesar Rp300 ribu per bulan. Penyaluran tahap awal mencakup pembayaran untuk Mei dan Juni 2026.
Insentif tersebut semula direncanakan ditransfer secara langsung ke rekening setiap atlet dan pelatih. Namun, proses administrasi pembukaan dan pendataan rekening belum seluruhnya selesai sehingga penyaluran mengalami keterlambatan.
Untuk memastikan dana tetap dapat diterima, KONI Garut menyalurkan insentif dua bulan pertama melalui rekening pengurus cabang olahraga. Setiap pengurus cabang olahraga bertanggung jawab meneruskannya kepada atlet dan pelatih yang terdaftar.
“Untuk dua bulan ini disalurkan melalui rekening cabor, kemudian pihak cabor yang akan mendistribusikannya kepada atlet dan pelatih. Insyaallah mulai bulan berikutnya akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing atlet,” jelas Abr.
Abar menyebut bahwa KONI Garut menerapkan empat klasifikasi dalam menentukan besaran insentif. Selain kategori umum, terdapat insentif khusus bagi atlet berprestasi yang sebelumnya memperkuat kontingen Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara.
Atlet yang berhasil memperoleh medali pada PON dan kembali membela Kabupaten Garut dalam Porprov 2026 akan mendapatkan insentif lebih besar. Kebijakan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan agar para atlet dapat mempertahankan prestasinya.
Baca Juga:Dinsos Garut Cari Penanganan Berkelanjutan untuk Mila, Peran Keluarga Dinilai PentingDisperindag Dorong Dapur MBG di Garut Serap Produk Lokal dan UMKM
Klasifikasi lainnya diberikan melalui program pengikatan atlet. Program ini menyasar atlet yang dinilai berpeluang besar menyumbangkan medali bagi Kabupaten Garut.
