KONI Garut Mulai Salurkan Insentif bagi Atlet dan Pelatih Porprov 2026

Pencairan Insentif bagi 725 Atlet dan Pelatih Jelang Porprov Jabar 2026, di KONI Garut. (Ale/Radar Garut)
Pencairan Insentif bagi 725 Atlet dan Pelatih Jelang Porprov Jabar 2026, di KONI Garut. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

KONI berupaya mengajak kembali atlet asal Garut yang sebelumnya membela daerah lain. Atlet lokal dengan rekam jejak prestasi dan peluang meraih medali emas juga masuk dalam program tersebut.

“Atlet-atlet Garut yang sebelumnya bertanding di luar daerah kita tarik kembali. Mereka diikat agar tetap membela Garut karena memiliki peluang besar meraih medali berdasarkan capaian sebelumnya,” sebutnya.

Menurut Abar, atlet lokal yang berhasil memperoleh medali emas maupun perak pada Porprov 2022 turut dimasukkan dalam program pengikatan. Langkah itu menjadi penghargaan atas prestasi sebelumnya serta upaya mempertahankan kekuatan kontingen Garut.

Baca Juga:Rumah Lansia Duafa di Cisurupan Ambruk, DPRD Dorong Kolaborasi PendanaanPopulasi Domba Garut Capai 600 Ribu Ekor, Produksi Daging Disebut Surplus

Sementara itu, atlet dan pelatih pada kategori umum tetap memperoleh insentif Rp300 ribu per bulan. KONI juga menyiapkan tambahan penghargaan bagi atlet yang mampu meraih medali emas pada Porprov Jawa Barat 2026.

Besaran insentif untuk kategori khusus tidak disamakan dengan penerima umum. Nilainya ditentukan berdasarkan klasifikasi, rekam jejak prestasi, dan potensi medali masing-masing atlet.

“Kalau yang umum menerima Rp300 ribu per bulan. Nanti ketika berhasil meraih medali emas akan ada tambahan lagi. Sedangkan untuk atlet dengan kategori khusus, nilai insentif yang diterima memang lebih besar sesuai klasifikasinya,” pungkasnya. (*)

0 Komentar