Fraksi Gerindra WalkOut pada Rapat Paripurna, Soroti Jalan Banjarwangi Tak Masuk Prioritas Perbaikan

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Gerindra, Dila Nurul Fadilah. (Rizka/Radar Garut)
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Gerindra, Dila Nurul Fadilah. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Fraksi Gerindra melakukan aksi Walk Out pada Rapat Paripurna dengan agenda nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan anggaran tahun 2026/2027, yang berlangsung di Kantor DPRD pada Kamis (13/8).

Pasalnya, Fraksi Gerindra menginginkan bahwa Jalan Banjarwangi masuk kedalam list rehabilitasi dan perbaikan pada tahun ini.

Namun, pada saat rapat finalisasi dengan pimpinan di Badan Anggaran (Banggar) dengan Sekretaris Daerah, justru perbaikan jalan Banjarwangi tidak tercantum.

Baca Juga:DPRD Garut Soroti Perbaikan 13 Ruas Jalan, Full Menggunakan APBD Murni 2026PAD Garut Tembus 50 Persen, Bapenda Bidik Capaian di Atas 90 Persen

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua II DPRD Garut sekaligus dari Fraksi Gerindra, Dila Nurul Fadilah, mengatakan pihaknya menghormati keputusan Ketua Fraksi Gerindra yang mengharuskan Walk Out pada Rapat Paripurna beberapa waktu lalu.

Namun, kata Dila, disisi lain ada beberapa hal yang perspektifnya menyangkut prioritas. “Mungkin ada ketidaksekan mungkin ya namanya juga kita juga maksudnya masing-masing mempunyai prioritas gitu kan ya,” ujarnya saat dikonfirmasi di Komplek Pendopo Garut, Senin, 17 Agustus 2026.

Lanjut Dila, pendapatan Kabupaten Garut memang terbatas untuk sekarang, namun harus melihat aspek prioritas.

“Dan Fraksi juga seperti halnya yang disampaikan di dapilnya itu kan sudah viral ya bahwa di Banjarwangi itu jalannya sangat rusak parah ya,” lanjutnya.

Sehingga, pada rapat paripurna pembahasan KUAPPAS anggaran tahun 2026/2027 jalan Banjarwangi tidak dimasukan, walaupun memang jajaran Eksekutif sudah berusaha.

“Walaupun saya juga tahu bahwa pemerintah eksekutif sudah berusaha gitu kan ya, untuk tadinya tuh biar anggaran pusat itu bisa menyelesaikan, menyelesaikan persoalan terkait yang di Banjarwangi gitu kan,” ungkap Dila.

Namun demikian, jajaran fraksi Gerindra sudah melihat ke arah sana, dan tidak bisa dipastikan anggaran dari pusat turun atau tidak untuk memperbaiki jalan Banjarwangi.

Baca Juga:Atasi Kenakalan Remaja, Bupati Garut Segera Terbitkan SK Jam Malam Bagi PelajarBus Padati Sukaregang Tiap Weekend, Dishub Garut Cari Lahan Parkir Terpusat

“Sehingga mungkin harapannya ada keberpihakan di pemerintah Kabupaten Garut untuk jalan Banjarwangi,” ucapnya.

Terkait ketidakadilan anggaran untuk Dapil 5 (Banjarwangi), menurut Dila, dikarenakan perbaikan jalan kebanyakan di wilayah Garut Selatan, sehingga harus ditelusuri dulu terkait aspek prioritas sudah Urgent atau tidak.

“Maksudnya itu kan terkait infrastruktur kan banyak di Selatan, nah kenapa di Selatan? tapi tetap dilihat dulu, maksudnya itu kenapa harus di sana gitu kan ya, kenapa harus di sana, apakah memang betul sangat urgent,” katanya.

0 Komentar