RADARGARUT– Kabupaten Garut kembali diguncang kejadian cuaca ekstrem. Pohon tumbang akibat dugaan angin kencang menimpa dua unit rumah warga di Kampung Ciroyom RT 03 RW 04, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Kejadian ini segera ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut yang melakukan asesmen dan penanganan di lokasi.
Menurut laporan resmi BPBD Kabupaten Garut, pohon besar yang tumbang merusak atap dan bagian rumah warga.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca Kabupaten Garut Hari Ini: Berawan Dominan, Waspadai Hujan Ringan di Beberapa KecamatanMassa Demo Panjat Monumen, Bentangkan Spanduk 5 Tuntutan untuk Prabowo
Untungnya, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, material kayu dan ranting yang menimpa rumah sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar.
Petugas BPBD bersama unsur terkait, termasuk aparat desa, relawan, dan warga setempat, langsung bergerak melakukan evakuasi pohon tumbang. Proses pembersihan material yang menimpa rumah dilakukan secara bertahap agar tidak menambah risiko bahaya.
Koordinasi intensif juga dilakukan untuk mendata dampak kejadian sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak warga terdampak, mulai dari kerusakan rumah hingga kemungkinan bantuan sementara.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa musim peralihan sering membawa potensi cuaca ekstrem di wilayah Garut dan sekitarnya. Angin kencang yang tiba-tiba datang dapat membuat pohon-pohon besar yang sudah rapuh atau berusia tua mudah tumbang. Apalagi di kawasan pemukiman yang masih banyak ditumbuhi pohon rindang.
Kepala BPBD Kabupaten Garut menegaskan komitmen instansinya untuk selalu hadir dalam setiap penanganan bencana.
“BPBD Kabupaten Garut terus berupaya hadir dalam penanganan bencana demi keselamatan dan keamanan masyarakat. Kami mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di lingkungan sekitar,” demikian pernyataan resmi yang dirilis.
Penanganan di lokasi tidak hanya sebatas membersihkan pohon yang tumbang. Tim juga melakukan pengecekan terhadap struktur bangunan rumah yang terkena dampak.
Baca Juga:Aktivis Greenpeace yang Bentangkan Spanduk Kritik Kinerja Pemerintah Ditahan Delapan Jam di Polda Metro JayaDewan Ekonomi Nasional Ungkap Siswa Mampu Lebih Banyak Terima MBG Daripada Siswa Desil Satu
Jika ditemukan kerusakan yang cukup signifikan, data tersebut akan disampaikan kepada pihak terkait untuk pertimbangan bantuan perbaikan. Pendataan yang akurat menjadi langkah penting agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
Warga di Desa Cintarakyat dan wilayah sekitarnya diminta meningkatkan kewaspadaan. Memangkas ranting pohon yang sudah menjulang tinggi dan berpotensi berbahaya, memeriksa kekuatan atap rumah, serta menyiapkan jalur evakuasi sederhana menjadi langkah pencegahan yang bisa dilakukan secara mandiri.
