GARUT – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Garut terus didorong melalui penguatan infrastruktur pengairan. Salah satunya melalui dukungan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) bagi Kelompok Tani (Poktan) Baraya Tani.
Dukungan tersebut turut didorong Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Lola Nelria Oktavia sebagai bagian dari upaya mengawal aspirasi petani yang membutuhkan sarana irigasi untuk menunjang kegiatan pertanian.
Kelompok Tani Baraya Tani yang diketuai Asep Didi menjadi salah satu kelompok yang mendapat dukungan melalui program tersebut. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas jaringan pengairan sekaligus membantu petani dalam mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian.
Baca Juga:Deteksi Dini Penyakit Menular, Rutan Garut Periksa Puluhan Warga BinaanApresiasi Loyalitas dan Dedikasi Nasabah, PNM Garut Berikan Hadiah Umrah kepada Dua Perempuan Inspiratif
Pasalnya, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan kegiatan pertanian. Infrastruktur irigasi yang memadai diperlukan agar kebutuhan air pada lahan pertanian dapat terpenuhi secara lebih teratur.
Lola menilai, pembangunan sektor pertanian membutuhkan perhatian terhadap berbagai kebutuhan mendasar para petani, termasuk penyediaan dan perbaikan jaringan irigasi.
Melalui dukungan terhadap program P3-TGAI, aspirasi petani diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi aktivitas pertanian masyarakat.
Sebelumnya, dalam kegiatan peninjauan program irigasi di Garut pada April 2026, Lola juga menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
“Alhamdulillah, saya mendapat kepercayaan sebagai perpanjangan suara masyarakat. Tugas saya adalah membawa aspirasi masyarakat ke DPR RI, khususnya terkait kebutuhan di daerah,” ujar Lola.
Program P3-TGAI sendiri merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk memperbaiki, merehabilitasi, dan meningkatkan jaringan irigasi melalui keterlibatan masyarakat petani.
Dengan adanya dukungan tersebut, Poktan Baraya Tani diharapkan dapat memperoleh manfaat berupa peningkatan fungsi saluran irigasi sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih optimal.
Baca Juga:Lola Nelria Oktavia Nahkodai NasDem Garut, Siapkan Penguatan Kader dan Kerja Nyata Menuju Pemilu 2029Mempertahankan Kualitas Jalan Bungbulang-Cijayana untuk Masyarakat dan Wisatawan
Selain membantu penyediaan air, perbaikan infrastruktur pengairan juga berpotensi mendukung efisiensi pengelolaan lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian apabila didukung pengelolaan yang baik.
Ke depan, kolaborasi antara kelompok tani, pemerintah, dan para pemangku kepentingan diharapkan terus diperkuat agar kebutuhan infrastruktur pertanian dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.
