Iwan Bertahan Menjual Koran di Tengah Gempuran Digital

Iwan (64), penjual koran lapakan di Alun-alun Garut. (Radar Garut)
Iwan (64), penjual koran lapakan di Alun-alun Garut. (Radar Garut)
0 Komentar

Pengalaman selama seperempat abad membuat Iwan menjadi saksi langsung perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi informasi.

Ia melihat sendiri bagaimana koran yang dahulu banyak dicari kini perlahan kehilangan pembaca.

Bahkan, beberapa jenis koran yang sebelumnya rutin tersedia kini sudah tidak lagi terbit.

Kondisi tersebut membuatnya mulai khawatir terhadap masa depan media cetak.

Baca Juga:Disdik Garut Sebut Masuk Sekolah 06.30 Berpotensi Dipermanenkan, Hasil Evaluasi Disambut Baik Seluruh PihakBupati Garut Sebut Sektor Wisata Penyumbang PAD Paling Besar, Ingatkan Pelaku Usaha Bayar Pajak

“Kayaknya mah bakal enggak ada,” ujarnya saat ditanya mengenai keberlangsungan koran ke depan.

Kekhawatiran itu muncul bukan tanpa alasan. Semakin sedikit media cetak yang bertahan, semakin kecil pula peluang penghasilan bagi pedagang koran seperti dirinya.

Meski demikian, Iwan tidak meminta banyak.

Harapannya sederhana, koran tetap diproduksi dan masyarakat masih memiliki ruang untuk membaca berita melalui media cetak.

“Moga-moga korannya terbit lagi. Semuanya, jadi ada pendapatannya,” katanya.

Selama masih ada koran yang datang dan pembeli yang mencari, Iwan mengaku akan tetap menjalani pekerjaannya.

Ia akan tetap berada di tempat yang sama, menunggu satu per satu lembar koran berpindah ke tangan pembaca.

Di tengah zaman ketika berita dapat muncul dalam hitungan detik melalui layar telepon genggam, keberadaan Iwan menjadi gambaran kecil tentang mereka yang masih menggantungkan hidup pada media cetak.

Baca Juga:Kemarau Ancam Panen di Garut, Petani Diminta Ubah Pola TanamBaru Dua Perusahaan di Garut Penuhi Kuota Pekerja Disabilitas, Diberikan Gaji Setara Sesuai UMK

Bagi sebagian orang, koran mungkin perlahan menjadi bagian dari masa lalu.

Namun bagi Iwan, lembaran-lembaran itu masih menjadi bagian dari kehidupan yang ingin terus dipertahankan.

“Moga-moga produksi koran berjalan terus, jangan sampai berhenti,” pungkasnya. (pkl)

0 Komentar