GARUT – Sebuah lahan bambu di Kampung Pulosari, Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, ludes terbakar pada Kamis (24/9/2026) pagi hari.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.50 WIB tersebut menimpa lahan bambu milik SMA YPI PULOSARI. Area yang terdampak merupakan lahan bambu dengan ukuran sekitar 80 meter persegi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengatakan penyebab kebakaran lahan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
Baca Juga:Polres Garut dan Bulog Awasi Ketat Penyaluran Beras Bantuan Pemerintah Bagi 437 Ribu KPMBuntut Kasus Perundungan Siswi MTs, DPPKBP3A Garut Gencar Sosialisasi ke Sekolah dan Pesantren
“Api berawal muncul dari lahan kering yang dikhwatirkan merambat ke bangunan sekolah dan mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar siswa/i,” ujar Eko, Kamis (24/9/2026).
Mendapat laporan kejadian, Pos Damkar UPT Limbangan langsung mengerahkan satu unit kendaraan pemadam dengan 4 personel ke lokasi.
Petugas mencatat waktu respons sekitar 10 menit. Proses pemadaman turut dibantu aparat kepolisian dan para siswa SMA YPI PULOSARI.
Api berhasil dilokalisasi sehingga tidak menjalar ke sejumlah bangunan yang berada berdekatan dengan titik kebakaran.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Serta tidak ada nilai kerugian materil yang dialami pada kebakaran tersebut.
Di sisi lain, petugas berhasil mengamankan aset lain yang berada di sekitar lokasi dengan total nilai ditaksir mencapai Rp350 juta. Aset tersebut meliputi bangunan SMA YPI PULOSARI di bagian belakang senilai sekitar Rp350 juta.
“Total aset yang berhasil diselamatkan kurang lebih Rp.350 Juta,” lanjutnya.
Baca Juga:Ratusan Desa Terkendala Lahan, Kemenkop Minta Pemkab Garut Segera Verifikasi Pembangunan dan Operasional KDKMP10 Korban Asal Garut Masih Belum Ditemukan, Dinsos Terus Pantau Perkembangan Kapal Virgo Transport 8
Setelah api padam, petugas melakukan proses pendinginan sekaligus pemeriksaan pada area terdampak untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.
Situasi di lokasi kemudian dinyatakan aman setelah seluruh proses penanganan selesai dilakukan. (*)
