GARUT – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut terus mempersiapkan penerapan sistem tiket elektronik atau e-ticketing di seluruh destinasi wisata yang dikelolanya.
Penerapan akan dilakukan secara bertahap dan diharapkan mulai berjalan pada momentum libur sekolah tahun ini. Pada tahap awal, Disparbud berencana menguji pembayaran tiket menggunakan QRIS.
Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga, mengatakan sistem e-ticketing pada dasarnya telah siap digunakan. Simulasi juga sudah dilaksanakan bersama Bank BJB.
Namun, penerapannya masih terkendala ketersediaan perangkat pendukung di lokasi wisata.
Baca Juga:Masa Jabatan Nurdin Yana Berakhir Oktober, DPRD Ungkap Kriteria Sekda Garut BerikutnyaGarut Siaga Kekeringan dan Karhutla, Sejumlah Kecamatan Jadi Prioritas
“Simulasi sudah dilakukan. Sebenarnya sistemnya sekarang sudah mulai siap, tetapi ini berkaitan dengan ketersediaan alat. Harus ada komputer, printer, scanner, dan perangkat lainnya yang perlu disiapkan,” kata Beni Yoga, kemarin.
Sembari melengkapi sarana, diakui Beni, Disparbud akan mencoba pembayaran melalui QRIS. Langkah tersebut menjadi tahap awal menuju penerapan e-ticketing secara menyeluruh.
“Tadinya kita mau menggunakan QRIS saja terlebih dahulu, tetapi ternyata ada beberapa perangkat yang harus disiapkan. Namun, minimal minggu ini kita mencoba menggunakan QRIS,” katanya.
Selain perangkat, Disparbud masih menyesuaikan mekanisme pencatatan dan penyetoran pendapatan dari penjualan tiket elektronik.
Awalnya, hasil transaksi direncanakan langsung masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Namun, mekanisme tersebut belum dapat diterapkan sehingga penerimaan tetap harus melalui bendahara internal.
“Awalnya kita ingin langsung masuk ke RKUD atau kas daerah, tetapi ternyata belum bisa. Tetap harus melalui bendahara internal terlebih dahulu. Penyetorannya juga harus dilakukan setiap hari. Jadi, hasil penerimaan hari itu harus langsung disetorkan pada sore harinya dan tidak boleh ditunda,” jelasnya.
Penggunaan e-ticketing diharapkan membuat proses pembayaran lebih praktis sekaligus memperkuat pencatatan pendapatan dari sektor wisata.
Baca Juga:Pemkab Garut Siapkan Bantuan Rutilahu untuk 310 Rumah, Program Pusat Sasar 1.161 UnitSambut HUT RI Ke-81, Warga Perum BCI Bangun Lapangan Tok Tak secara Swadaya
Meski masih memerlukan sejumlah penyesuaian teknis, Beni menargetkan sistem tersebut dapat segera diterapkan di seluruh objek wisata yang berada di bawah pengelolaan Disparbud Garut.
“Mudah-mudahan secepatnya kita bisa menggunakan e-ticketing,” pungkasnya. (*)
