Pemkab Garut Siapkan Bantuan Rutilahu untuk 310 Rumah, Program Pusat Sasar 1.161 Unit

Pasangan Lansia di Garut yang tak mendapatan bantuan Rulihahu. (Feri / Radar Garut)
Pasangan Lansia di Garut yang tak mendapatan bantuan Rulihahu. (Feri / Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) mengalokasikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) untuk 310 unit pada 2026.

Program tersebut dibiayai melalui APBD murni Kabupaten Garut dan disebarkan ke seluruh kecamatan. Kecamatan Cibatu menjadi salah satu wilayah yang memperoleh alokasi terbanyak, selain sejumlah daerah di kawasan Garut Selatan.

Kepala Bidang Perumahan Disperkim Kabupaten Garut, Nadia, mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang rumahnya telah masuk dalam daftar penerima.

Baca Juga:Garut Matangkan Persiapan Porprov Jabar 2026, Penginapan Atlet Sudah DibookingInsentif Atlet dan Pelatih Garut Naik Jadi Rp300 Ribu, KONI Bidik 70 Emas Porprov

“Program Rutilahu dari kabupaten melalui APBD murni tahun ini mencakup 310 unit yang tersebar di seluruh kecamatan. Kalau tidak salah, paling banyak berada di Cibatu, sedangkan wilayah selatan juga mendapat bantuan,” kata Nadia.

Setiap rumah yang menerima bantuan dari APBD Kabupaten Garut mendapatkan anggaran sebesar Rp15 juta.

Disperkim belum dapat memastikan adanya penambahan kuota melalui APBD Perubahan karena pembahasannya belum dimulai. Namun, pada tahun-tahun sebelumnya biasanya terdapat tambahan bantuan meski jumlahnya tidak terlalu besar.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum mengalokasikan bantuan Rutilahu untuk Kabupaten Garut pada tahun ini. Kondisi tersebut berbeda dengan 2025, ketika Garut mendapat bantuan perbaikan untuk sekitar 30 rumah.

“Kalau dari provinsi, tahun ini tidak ada bantuan Rutilahu. Biasanya ada, seperti tahun kemarin sekitar 30 unit. Alasan tahun ini tidak ada harus ditanyakan langsung kepada pihak provinsi,” katanya.

Besaran bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat masing-masing mencapai Rp20 juta untuk setiap rumah.

Di tengah belum adanya bantuan dari Pemprov Jawa Barat, program Rutilahu yang bersumber dari pemerintah pusat tetap berjalan. Sebanyak 1.161 unit rumah di Kabupaten Garut telah resmi mendapat alokasi dan kini memasuki tahap pelaksanaan.

Baca Juga:3 Janda di Cisewu Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran, Bantuan Pemerintah DiharapkanTim Sepak Bola Putri U-18 Garut Wakili Jabar di Hydroplus Soccer League All Star 2026

“Bantuan dari pusat yang sudah resmi sebanyak 1.161 unit dan saat ini sedang berjalan. Nilainya Rp20 juta per unit,” ungkap Nadia.

Selain kuota yang telah ditetapkan, Disperkim mencatat sekitar 1.400 rumah telah masuk proses verifikasi. Namun, sebagian usulan tersebut masih menunggu pemeriksaan lanjutan dan keputusan resmi dari pemerintah pusat.

0 Komentar