RADARGARUT– Memasuki bulan Juli 2026, umat Islam di Indonesia kembali memiliki kesempatan emas untuk memperbanyak amalan sunnah, salah satunya melalui puasa sunnah.
Puasa sunnah bukan hanya sekadar ibadah tambahan, melainkan sarana efektif untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, melatih kesabaran, mengendalikan nafsu, serta meningkatkan ketakwaan.
Menurut penjelasan dari Rumah Zakat, puasa sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW ini memberikan pahala berlipat ganda dan dapat menyempurnakan kekurangan pada ibadah wajib.
Baca Juga:Nadiem Makarim Nangis Haru Disambut Driver Gojek di PN Tipikor Jakpus Jelang Vonis Kasus ChromebookIni Alasan Suhu Dingin Di Indonesia Saat Musim Panas
Di bulan Juli 2026, dua jenis puasa sunnah yang paling populer adalah Puasa Senin-Kamis dan Puasa Ayyamul Bidh. Berikut jadwal lengkap serta panduan lengkapnya.
Jadwal Puasa Senin dan Kamis Juli 2026
Puasa Senin-Kamis merupakan amalan rutin yang sangat dicintai Rasulullah SAW. Beliau bersabda bahwa amal perbuatan manusia diangkat kepada Allah SWT pada hari Senin dan Kamis. Oleh karena itu, beliau senang jika pada hari tersebut ia sedang berpuasa.
Berikut jadwalnya:
Kamis, 2 Juli 2026
Senin, 6 Juli 2026
Kamis, 9 Juli 2026
Senin, 13 Juli 2026
Kamis, 16 Juli 2026
Senin, 20 Juli 2026
Kamis, 23 Juli 2026
Senin, 27 Juli 2026
Kamis, 30 Juli 2026
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026
Puasa Ayyamul Bidh dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah, yang dikenal sebagai “hari-hari putih”. Untuk Juli 2026, diperkirakan jatuh pada:
Selasa, 28 Juli 2026 (13 Safar 1448 H)
Rabu, 29 Juli 2026 (14 Safar 1448 H)
Kamis, 30 Juli 2026 (15 Safar 1448 H)
Perlu dicatat bahwa tanggal tersebut bersifat perkiraan dan dapat bergeser satu hari tergantung penetapan awal bulan Hijriah oleh lembaga resmi seperti Kementerian Agama atau Muhammadiyah.
Niat Puasa Sunnah
Sebelum berpuasa, umat Islam dianjurkan membaca niat di malam hari atau sebelum fajar. Berikut niatnya:
Niat Puasa Senin:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْإِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta’ala.”
Niat Puasa Kamis:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيْسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumil khamiisi sunnatan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta’ala.”
Niat Puasa Ayyamul Bidh:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyamil bidh lillaahi ta’aalaa.
Baca Juga:Rahasia Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026: Pahala Setara Puasa Setahun yang Tak Boleh Dilewatkan!Setelah Dikecam Publik, Komnas Perempuan Minta Maaf Atas Pernyataan Kontroversial
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”
