RADARGARUT– Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Disebut juga sebagai puasa hari-hari putih, ibadah ini dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah.
Bagi umat Islam yang ingin meraih pahala berlipat ganda di awal tahun baru Hijriah, Muharram 1448 H/2026 menjadi momentum yang tepat untuk mengamalkannya.
Puasa ini bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, melainkan bentuk kedekatan diri kepada Allah SWT yang membawa berkah spiritual sepanjang tahun.
Baca Juga:Sempat Gagal Dilelang Dua Kali, Kini Tol Getaci Ditangani KemenkeuUpdate Harga Emas 29 Juni 2029: Kian Melemah
Menurut hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam biasa memerintahkan umatnya untuk berpuasa pada hari-hari putih tersebut.
Beliau bersabda bahwa puasa Ayyamul Bidh itu seperti puasa setahun penuh. Hadits ini menegaskan betapa besar keutamaannya. Puasa sunnah ini menjadi pelengkap ibadah wajib, terutama bagi mereka yang ingin meningkatkan ketakwaan di bulan Muharram, bulan yang penuh keberkahan dan dianjurkan untuk memperbanyak puasa.
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Sebelum menjalankan puasa, membaca niat merupakan hal yang penting agar ibadah menjadi sah dan bernilai. Berikut adalah bacaan niat puasa Ayyamul Bidh yang dianjurkan:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma yaumil biidhi sunnatal lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya niat berpuasa sunnah yaumul bidh (hari putih) karena Allah Ta’ala.”
Niat ini dibaca pada malam hari sebelum fajar menyingsing. Dengan niat yang ikhlas, setiap amalan akan semakin sempurna dan diterima di sisi Allah SWT.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026
Tahun 2026 menjadi istimewa karena adanya perbedaan penetapan awal bulan Muharram antara Pemerintah/Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Hal ini memengaruhi jadwal puasa Ayyamul Bidh.
Berikut rinciannya:
Versi Pemerintah dan Muhammadiyah (1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026):
13 Muharram: Minggu, 28 Juni 2026
14 Muharram: Senin, 29 Juni 2026
15 Muharram: Selasa, 30 Juni 2026
Versi NU (1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026):
13 Muharram: Senin, 29 Juni 2026
14 Muharram: Selasa, 30 Juni 2026
15 Muharram: Rabu, 1 Juli 2026
Perbedaan ini mencerminkan kekayaan khazanah Islam di Indonesia yang menghargai keragaman metode penentuan hilal. Umat Islam diimbau untuk mengikuti ketetapan yang dianut oleh masing-masing organisasi atau pemerintah daerah.
