Janji Politik Syakur-Putri Rp2 Juta Per KK Segera Terealisasi, Dinsos Garut Lakukan Verifikasi Data

Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Dinas Sosial Garut, Asep Nugraha. (Rizka/Radar Garut)
Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Dinas Sosial Garut, Asep Nugraha. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Janji kampanye politik pasangan Bupati dan Wakil Bupati Garut, Syakur-Putri, salah satunya ialah pemberian bantuan sebesar Rp2 juta per KK, sehingga banyak masyarakat mempertanyakan terkait janji politik tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Garut, Asep Nugraha, mengatakan bahwa bantuan tersebut diperuntukkan untuk desil 1 yang belum mendapatkan bansos.

“Setelah kemarin dapat instruksi oleh pimpinan, itu diperuntukkan sasarannya bagi warga garut yang termasuk di desil 1 yang belum mendapatkan bantuan sosial,” ujarnya.

Baca Juga:Pemerintah Distribusikan Sejumlah Pompa Air untuk Hadapi KekeringanDi Usia 91 Tahun, Hansip Garut Menitikkan Air Mata Saat Dianjikan Renovasi Rumah dan Pekerjaan Baru

Ia menyebutkan, untuk perkembangan sekarang tengah melakukan pengecekan data dengan Disdukcapil agar bantuan ini tepat sasaran.

Selain itu, pihak Dinsos pun sudah mendapatkan data By Name By Address (BNBA) warga Garut langsung dari Kementerian Sosial.

“Kami sekarang melakukan pengolahan desil 1 keluarga mana saja yang belum mendapatkan bantuan sosial,” sebutnya.

Asep mengatakan, pihaknya terus melakukan pengecekan data ke Disdukcapil untuk memastikan bahwa data tersebut benar warga Garut asli.

“Kami juga melakukan pengecekan ke Disdukcapil untuk memastikan warga nya ada di Garut, takutnya sudah berpindah domisili keluar Garut itu kan tidak berhak, dan dipastikan warganya ada belum meninggal,” katanya.

Namun, kata Asep, bantuan Rp2 Juta per KK tersebut diperuntukkan untuk seribu KK, dan dibagi rata untuk semua kelurahan atau desa di Garut.

“Sekarang sedang pengolahan akhir yang mudah-mudahan bisa beres, dibagi rata untuk semua desa kelurahan di Garut. Mungkin setiap desa ada yang dapat dua atau tiga penerima bantuan,” ucapnya.

Baca Juga:Penataan Pedagang Dekat Kantor Bupati Garut Tunggu Finalisasi DesainLawan Rokok Ilegal, Bupati Garut Optimalkan Peran Camat dan Kades

Langkah dari Dinsos agar bantuan tersebut tepat sasaran, pihaknya terus memastikan bahwa penerima nya warga Garut, data kependudukan nya valid dan sudah tercatat di Disdukcapil.

“Terus secara pengkondisian di lapangannya juga benar, bahwa warga yang masuk ke kategori desil satu dan yang belum mendapatkan bansos,” ungkap Asep.

Ia mengatakan, bantuan Rp2 Juta per KK ini target terealisasi nya di Juni atau Juli sudah bisa tersalurkan.

Asep menambahkan, rencananya bantuan Rp2 Juta per KK ini akan disalurkan 2 kali, tidak dilangsungkan sebesar Rp2 Juta.

0 Komentar