Donor Darah HUT RI, UPT Imigrasi-Pemasyarakatan Garut Kumpulkan Puluhan Labu

istimewa
Donor Darah HUT RI, UPT Imigrasi-Pemasyarakatan Garut Kumpulkan Puluhan Labu
0 Komentar

GARUT – Jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Garut Raya menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah dan bakti sosial dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapas Kelas IIA Garut tersebut melibatkan Kantor Imigrasi Garut, Rutan Kelas IIB Garut, Lapas Kelas IIA Garut, serta Balai Pemasyarakatan (Bapas) Garut.

Pelaksanaan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut dan diikuti pegawai dari masing-masing UPT, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), keluarga warga binaan, hingga masyarakat umum.

Baca Juga:KKN Tematik ITG Edukasi Siswa SDN 2 Cikajang Cegah Bullying Sejak DiniSemarak HUT ke-81 RI, Rutan Garut Periksa Kesehatan 200 Warga Binaan

Dari kegiatan tersebut, berhasil terkumpul sebanyak 27 labu darah yang selanjutnya diserahkan kepada PMI Kabupaten Garut untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

Selain donor darah, kegiatan juga diisi dengan bakti sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan terhadap lingkungan sekitar.

Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail, mengatakan peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong.

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak cukup hanya diwujudkan melalui upacara, perlombaan, maupun kegiatan seremonial, tetapi harus diterjemahkan dalam tindakan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Semangat kemerdekaan tidak hanya kita wujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian dan aksi nyata. Donor darah dan bakti sosial menjadi bentuk sederhana dari semangat gotong royong yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat sinergi jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Garut Raya dengan masyarakat,” kataIsmail.

Ia menilai donor darah menjadi salah satu kegiatan sosial yang memiliki dampak langsung karena darah yang terkumpul dapat digunakan untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi.

Karena itu, keterlibatan jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga:Pelajar Asal Garut Nabila Anastasya Putri Jadi Finalis ASEAN Ethnic Got Talent 2026PNM Peduli Renovasi Masjid Annajatul Faizin, Dukung Aktivitas Santri dan Masyarakat

Ismail juga menilai kolaborasi antar-UPT menjadi penting untuk memperkuat kebersamaan di lingkungan Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Garut Raya. Menurutnya, kegiatan bersama seperti donor darah dan bakti sosial dapat menjadi ruang untuk mempererat koordinasi antarinstansi sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

0 Komentar