Pasangan Lansia di Garut Tinggal di Rumah Reot, Berharap Bantuan Rutilahu dari Pemerintah

Ijan Arjani dan Yati, Pasangan Lansia Asal Desa Mekarsari, Bayongbong, Garut. (Feri/Radar Garut)
Ijan Arjani dan Yati, Pasangan Lansia Asal Desa Mekarsari, Bayongbong, Garut. (Feri/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Sepasang lanjut usia (lansia) di Kampung Cijeleran RT 02 RW 03, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, hidup dalam kondisi memprihatinkan di rumah yang sudah tidak layak huni.

Pasangan lansia tersebut, Ijan Arjani dan istrinya Yati, berharap mendapat bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) agar dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman.

Kondisi rumah yang ditempati keduanya saat ini terlihat sudah sangat rapuh dan dikhawatirkan ambruk sewaktu-waktu, terutama ketika hujan deras dan cuaca buruk melanda.

Baca Juga:Garut Duduki Peringkat Dua dan Tiga Tertinggi AKB-AKI Di Jabar, Dinkes Perkuat Strategi PenangananLupa Matikan Kompor Picu Tempat Usaha Terbakar Di Garut Kota, Kerugian Capai Rp40 Juta

Ijan mengaku telah menyampaikan kondisi rumahnya kepada pemerintah desa. Menurutnya, pihak desa bersama sejumlah unsur masyarakat telah datang langsung meninjau kondisi bangunan tersebut.

Kepala Desa Mekarsari, Ketua RW setempat, hingga salah seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) disebut telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi rumah miliknya.

Dari hasil peninjauan tersebut, rumah Ijan dinilai layak untuk diusulkan sebagai penerima bantuan program Rutilahu.

“Bahkan kata ketua RW, rumah saya ini termasuk yang paling buruk kondisinya di RW 05. Hasil penelusuran pak RW di antara rumah warga di RW 05 rumah saya lah yang paling memprihatinkan,” ujar Ijan, Senin (8/6/2026).

Ijan berharap usulan bantuan tersebut dapat segera direalisasikan karena dirinya sudah tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki rumah secara mandiri akibat faktor usia dan keterbatasan ekonomi.

“Bapak ini sudah tua sudah tidak kuat untuk kerja berat. Jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk kebutuhan sehari-hari saja Bapak cukup kesulitan. Dan selama ini Bapak dibantu oleh anak-anak,” ucapnya.

Dengan kondisi yang serba terbatas, Ijan hanya bisa berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat agar dirinya bersama sang istri dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak.

Baca Juga:Meski Alami Gangguan Jiwa, Kondisi Kesehatan Mila Baik dan Gemar Bersholawat42 SPT Korwil Pendidikan Garut Batal Diserahkan, Anggota DPRD Pertanyakan Siapa Aktor Dibalik Pembatalan

“Jadi tolonglah kepada pemerintah Kabupaten, maupun pemerintah provinsi atau pusat, tolong bapak ini yang sudah tak berdaya,” tutup Ijan. (Feri Citra Burama)

0 Komentar