Garut Duduki Peringkat Dua dan Tiga Tertinggi AKB-AKI Di Jabar, Dinkes Perkuat Strategi Penanganan

Kadinkes Garut, Leli Yuliani
Kadinkes Garut, Leli Yuliani
0 Komentar

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Garut terus berupaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) melalui peningkatan pelayanan kesehatan di setiap fasilitas kesehatan (faskes) dan bidan di wilayah Kabupaten Garut.

Kepala Dinas Kesehatan Garut, Leli Yuliani, mengatakan pihaknya terus mendorong berbagai upaya penyelamatan ibu dan bayi agar tren AKI dan AKB di Garut dapat terus menurun.

“Bagaimana kita berupaya meningkatkan langkah-langkah penyelamatan ibu dan bayi di Kabupaten Garut,” ujarnya.

Baca Juga:42 SPT Korwil Pendidikan Garut Batal Diserahkan, Anggota DPRD Pertanyakan Siapa Aktor Dibalik PembatalanViral di Media Sosial, Perempuan ODGJ yang Sering Buka Celana Kini Ditangani Dinsos Garut

Menurut Leli, Dinkes Garut telah menjalankan berbagai strategi penanganan, dengan tetap menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Ia menjelaskan, langkah preventif maupun pelayanan kesehatan untuk menekan AKI dan AKB juga disesuaikan dengan strategi para bidan di lapangan, karena mereka dinilai paling memahami karakteristik wilayah kerjanya masing-masing.

“Silakan memakai strategi masing-masing, karena yang paling mengetahui situasi dan kondisi wilayahnya adalah mereka sendiri,” katanya.

Leli mengungkapkan, saat ini Kabupaten Garut masih berada pada posisi tinggi dalam kasus AKI dan AKB di Jawa Barat, yakni menempati peringkat kedua dan ketiga.

Meski demikian, pihaknya memastikan berbagai upaya terus dilakukan guna meningkatkan keselamatan ibu hamil dan bayi, khususnya saat proses persalinan.

“Iya betul, makanya berbagai upaya terus kita lakukan untuk penyelamatan ibu dan bayi ini,” ucapnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Garut, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 292 kasus angka kematian bayi dan 68 kasus angka kematian ibu.

Baca Juga:Efek WFH Terhadap Anggaran Belum Terlihat Jelas, Sekda Garut Terus Lakukan InventarisirSatpol PP Garut Tegaskan Aturan Jam Malam Pelajar Masih Berlaku, Sisir Area Keramaian

Karena itu, Dinkes Garut terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan agar proses persalinan dapat berjalan aman, selamat, dan sesuai standar mutu pelayanan kesehatan.

“Kita harus mengupayakan seoptimal mungkin agar persalinan berlangsung aman, selamat, dan memiliki kualitas pelayanan yang sesuai standar,” pungkasnya. (*)

0 Komentar