Meski Alami Gangguan Jiwa, Kondisi Kesehatan Mila Baik dan Gemar Bersholawat

Kisah Mila, Perempuan Viral di Garut Dengan Gangguan Jiwa Kini Sudah Diamankan Dinsos. (Rizka/Radar Garut)
Kisah Mila, Perempuan Viral di Garut Dengan Gangguan Jiwa Kini Sudah Diamankan Dinsos. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Sosok perempuan yang sempat viral dimedia sosial yang beredar di Kabupaten Garut kini sudah berada dirumah singgah Dinas Sosial untuk melakukan perawatan.

Perempuan tersebut bernama Mila, yang dari sejak kecil mengalami gangguan jiwa turunan dari bapaknya. Dalam unggahan vidio yang viral ini, Mila kerap menjadi sorotan masyarakat Garut dikarenakan selalu membuka celana dimuka umum.

Tim Respon Dinas Sosial Garut, Neneng Rina, mengatakan bahwa dari sisi lain tentang gangguan jiwa, Mila pun memiliki keagamaan yang lumayan kuat, dibuktikan bisa bersholawat dan sedikitnya hafal surat pendek.

Baca Juga:42 SPT Korwil Pendidikan Garut Batal Diserahkan, Anggota DPRD Pertanyakan Siapa Aktor Dibalik PembatalanViral di Media Sosial, Perempuan ODGJ yang Sering Buka Celana Kini Ditangani Dinsos Garut

“Kalau keagamaan ya dia sholawatan, surat pendek dia hafal dikit, tiap mau ada kejadian kabur ya dia selalu sholawatan dulu, kita susah tau taktiknya, kalau engga itu larinya ke ngamuk, kalau Ngamuk ngerusak barang yang ada, keluar bahasa kasar, tidak melukai diri,” ujarnya.

Namun, kata Neneng, memang sering ngamuk jika keinginan nya tidak segera dituruti. “Kalau ngamuk waktunya sebentar paling 1 atau 2 jam, tapi kalau ingin rokok misalkan telat ngasih ya dia marah,” katanya.

Selain itu juga, walaupun kondisi Mila mengalami gangguan jiwa, namun komunikasi berbicaranya cukup baik, artinya nyambung ketika diajak berkomunikasi.

“Komunikasi bisa sendiri, tetapi kadang-kadang dia diam tidak bisa menjawab, nyambung biasa kalau di ajak ngobrol juga, cuman dalam segi fisik diliat kaki jari-jarinya tidak sama, jalan pun tidak,” ucapnya.

Tak hanya itu, menurut Neneng, Mila sering melakukan berbagai cara untuk melarikan diri dari rumah singgah Dinsos Garut.

“Kalau kabur dari dinas sosial itu naik ke tralis ke atas, waktu itu belum digeser ya tralisnya, itu masih bisa keluar. Nah sekarang tidak bisa karena digeser tralis, tetapi ada pintu belakang sebab kita punya kamar-kamar khusus untuk klien yang lain. Dan dia pernah merusak kaca sama kasur sudah tidak berupa, tadi malam membakar handuk ada yang ngasih gasolin,” ungkap Neneng.

Sambung Neneng, Mila juga pernah melarikan diri dari Binalaras di Sumedang menggunakan sendok bekas makan yang diberikan oleh petugas.

0 Komentar