Purbaya Diisukan Mundur Dari Jabatan Menkeu, Ini Respon Istana Negara

SMA Purbaya Yudhi Sadewa
Profil Pendidikan Menteri Keuangan Indonesia, baca selengkapnya. Foto : akun instagram Purbaya Yudhi Sadewa - RadarGarut.id
0 Komentar

RADARGARUT– Di tengah gejolak nilai tukar rupiah yang terus melemah dan tekanan pada pasar keuangan domestik, Istana Kepresidenan langsung memberikan klarifikasi tegas.

Kabar yang beredar luas di media sosial mengenai pengunduran diri Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan rencana pergantian kabinet langsung dibantah oleh Menteri Sekretaris Negara sekaligus juru bicara Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo Hadi.

Pernyataan ini disampaikan Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 4 Juni 2026 malam.

Baca Juga:Jadwal SIM Keliling Garut Juni 2026Mantan Wamen Imipas, Silmy Karim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Setelah Serahkan Diri ke KPK

“Tidak ada, tidak ada rencana pergantian. Justru yang sekarang kita perlukan adalah saling berkoordinasi secara intens antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan tentu di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,” tegasnya.

Menurut Prasetyo, di saat seperti ini, pemerintah harus memperkuat sinergi antarlembaga ekonomi daripada terpecah oleh isu-isu spekulatif.

Pelemahan rupiah memang menjadi sorotan utama. Pada Kamis kemarin, mata uang Garuda sempat menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS, bahkan mencapai Rp18.027 menurut data Bloomberg.

Angka ini jauh melampaui asumsi makro dalam APBN yang hanya Rp16.500 sampai Rp16.900 per dolar AS. Tidak hanya rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga anjlok hingga sempat berada di level 5.600, dengan penurunan year-to-date mencapai 33,8 persen—terdalam secara global.

Arus modal asing keluar pun tercatat mencapai Rp69,5 triliun sejak Januari hingga Mei 2026. Meski demikian, Prasetyo Hadi menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.

Pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang terkendali menjadi bukti nyata ketahanan perekonomian nasional.

“Kita harus yakin bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi, kemudian inflasi, yang masih terjaga. Insya Allah sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat,” ujarnya.

Baca Juga:Telur Dadar Resmi Dilarang Jadi Menu Makanan MBGWakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Serahkan Diri ke KPK

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sendiri ikut angkat suara. Dengan nada santai, ia membantah kabar pengunduran dirinya.

“Ha-ha-ha enggak bener lah,” katanya seperti dikutip berbagai media.

Purbaya menilai gejolak pasar lebih dipengaruhi oleh sentimen dan rumor daripada kondisi riil ekonomi. Ia mencontohkan isu penurunan peringkat kredit oleh Standard & Poor’s (S&P) yang beredar sebelum pertemuan resmi bahkan digelar.

0 Komentar