Masjid Istiqlal Resmi Berhenti Bagikan Daging Kurban ke Masyarakat

(Istimewa)
potongan daging segar (istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Masjid Istiqlal sebagai masjid nasional Indonesia menghadirkan kejutan bagi masyarakat.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara resmi meminta maaf karena Masjid Istiqlal tidak lagi membagikan daging kurban secara langsung kepada masyarakat umum seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Kebijakan ini langsung menjadi perbincangan hangat di tengah antusiasme umat Islam yang biasa mendatangi Istiqlal untuk mendapatkan bagian daging kurban.

Baca Juga:iQoo Z11 dan Z11x Resmi Diluncurkan! Berikut Daftar HarganyaDLH Bandung Punguti 112 Ton Sampah Sisa Konvoi Persib Juara: Didominasi Oleh Sampah Flare dan Botol Minuman

Dalam keterangan resminya di Jakarta pada Selasa, 26 Mei 2026, Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek, terutama terkait ketertiban dan efisiensi distribusi.

“Mohon maaf kepada masyarakat luas, di Istiqlal tidak lagi membagi-bagikan hewan kurban seperti tahun-tahun lalu, beberapa tahun yang lalu ya, karena sistem pengantrean itu susah untuk dikontrol,” ujarnya.

Alasan di Balik Kebijakan Baru

Menurut Menag, sistem pengantrean langsung di masa lalu sering kali menimbulkan kerumunan yang sulit dikendalikan. Banyak warga yang berdesak-desakan sejak pagi hari hanya untuk mendapatkan jatah daging, bahkan sempat terjadi insiden warga pingsan karena kelelahan dan panas.

Kondisi ini tentu tidak sejalan dengan semangat Iduladha yang seharusnya penuh ketenangan, keikhlasan, dan keberkahan.

“Distribusi daging kurban harus lebih tertib, tepat sasaran, dan mudah dikontrol,” tegasnya.

Melalui pendekatan baru ini, pengurus Masjid Istiqlal akan menyalurkan daging kurban ke berbagai lembaga dan komunitas yang dianggap lebih membutuhkan serta memiliki sistem distribusi internal yang lebih baik.

Sasaran utama meliputi perguruan tinggi, majelis taklim, panti asuhan, komunitas jemaah pengajian, serta masjid-masjid binaan Istiqlal.

Baca Juga:Viral “Teror Pocong” di Garut Dipastikan Hoaks, Polisi Minta Warga Tak Mudah Percaya Video Editan AIPanduan Lengkap Tata Cara Salat Idul Adha 2026: Niat, Bacaan, dan Sunnah yang Tak Boleh Dilewatkan

Setelah hewan kurban disembelih dan dikuliti di area Masjid Istiqlal, daging segar akan langsung dikirim ke pihak-pihak tersebut. Para penerima juga diminta untuk mendoakan para penyumbang hewan kurban agar mendapatkan rezeki yang halal, thayyibah, dan penuh berkah.

Dampak dan Respons Masyarakat

Kebijakan ini tentu membawa implikasi yang cukup signifikan. Di satu sisi, banyak masyarakat yang merasa kecewa karena tradisi tahunan mendatangi Istiqlal untuk “berburu” daging kurban menjadi terputus.

Bagi sebagian warga Jakarta dan sekitarnya, momen ini bukan hanya sekadar mendapatkan daging, melainkan juga menjadi bagian dari pengalaman spiritual dan sosial di masjid kebanggaan bangsa.

0 Komentar