Namun, di sisi lain, banyak pihak yang mendukung langkah ini sebagai upaya modernisasi pengelolaan kurban di era kontemporer.
Dengan menyalurkan melalui institusi seperti panti asuhan dan pondok pesantren, daging kurban diharapkan lebih tepat sasaran kepada kelompok rentan yang benar-benar membutuhkan protein hewani. Hal ini juga mengurangi risiko pemborosan dan memastikan distribusi yang lebih merata.(*)
