Bupati Garut Dorong Olahraga dan Ekonomi Berbasis Budaya

istimewa
Bupati Garut Dorong Olahraga dan Ekonomi Berbasis Budaya
0 Komentar

GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mendorong penguatan olahraga masyarakat sekaligus pengembangan potensi budaya lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan, kebersamaan, dan perekonomian warga.

Pesan tersebut disampaikan Syakur saat menghadiri dua agenda berbeda di Kabupaten Garut, Sabtu (12/9/2026), yakni pembukaan Festival Olahraga Masyarakat Tingkat Kabupaten Garut (FORKAB) V 2026 di GOR Cikuray, Kompleks SOR RAA Adiwijaya, Tarogong Kidul, serta Grand Final Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) Liga Garut dan Kontes Ternak 2026 di Pamidangan Lembah Gunung Guntur Anugrah, Tarogong Kaler.

Pada pembukaan FORKAB V, Syakur mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari pola hidup sehari-hari. Menurutnya, aktivitas olahraga tidak harus selalu bersifat kompetitif maupun berorientasi prestasi.

Baca Juga:Kemarau Picu Krisis Air di Cibiuk dan Leuwigoong, Padi Mengering, Sumur Bor Jadi Harapan WargaPolisi Gelar Razia Miras, Alkohol hingga Tuak Diamankan

“Untuk itu, biar sehat maka harus mau berolahraga. Tentu saja olahraganya tidak usah harus selalu olahraga yang berat-berat atau olahraga yang berorientasi prestasi, tapi olahraga untuk kesehatan, silaturahmi, dan kegembiraan,” ujar Abdusy Syakur Amin.

FORKAB V 2026 melibatkan perwakilan dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43.

Sejumlah olahraga tradisional dipertandingkan dengan melibatkan pelajar tingkat Sekolah Dasar, mulai dari egrang, dagongan, sumpitan, terompah panjang hingga senam KORMI.

Syakur meminta para camat bersama jajaran Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.

Ia juga melihat olahraga masyarakat dapat dikembangkan lebih luas dengan konsep rekreasi dan sport tourism sehingga turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi.

“Di sini hadir perwakilan dari 42 Kecamatan Se-Kabupaten Garut. Saya yakin kita semua merasakan bahwa kita semua adalah warga Garut yang harus saling mendukung dan saling membantu untuk Garut yang lebih hebat,” katanya.

Ketua KORMI Jawa Barat, Denda Alamsyah, mengapresiasi aktivitas KORMI Kabupaten Garut dalam mengembangkan olahraga berbasis masyarakat.

Baca Juga:Ancam Penjaga Warung di Leles, Enday Diamankan PolisiDitegur Saat Minum Miras, Pria di Cisompet Diduga Hantam Lansia dengan Batu hingga Tewas

“Salah satunya melalui acara seperti ini adalah meningkatkan angka partisipasi masyarakat berolahraga,” kata Denda.

Sementara Ketua KORMI Kabupaten Garut, Diah Kurniasari, mengatakan olahraga yang ditampilkan dalam FORKAB merupakan bagian dari upaya mempertahankan kearifan lokal sekaligus mengenalkannya sejak usia sekolah.

0 Komentar