Persib Kalah Dramatis 2-1 Oleh Persija di GBK

(Instagram Official Persib/radargarut.id)
Persib kalah dari Persija 2-1
0 Komentar

RADARGARUT– Persija Jakarta meraih kemenangan dramatis 2-1 atas musuh bebuyutan Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027, Sabtu, 12 September 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan.

Gol sundulan pemain baru Ivan Mamut pada menit 90+4 atau 90+5 menjadi penentu, sekaligus menandai debut manis striker asal Kroasia itu di hadapan sekitar 58 ribu The Jakmania.

Laga ini istimewa bukan hanya karena skor. Persija akhirnya kembali menjamu Persib di Jakarta setelah penantian sekitar tujuh tahun. Selama periode itu, Macan Kemayoran lebih sering tampil sebagai “tim musafir” saat bertemu Maung Bandung. Dukungan tribun oranye yang memadati SUGBK langsung terasa sejak peluit awal.

Baca Juga:PFI Bentuk Tim di Carita Pantau Pencarian Jurnalis HilangRatusan Wartawan Bersatu Harapkan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Selamat dari Selat Sunda

Persija tampil lebih berani dan dominan di babak pertama. Peluang awal muncul lewat kombinasi Rayhan Hannan, Alexander Jeremejeff, dan Arlyansyah Abdulmanan, meski penyelesaian masih belum rapi. Tekanan terus dibangun hingga menit ke-41.

Bek Denis Kolinger merangsek ke kotak penalti, mengirim umpan silang yang melewati kiper Teja Paku Alam, lalu disambut Jeremejeff menjadi gol pembuka. Skor 1-0 bertahan hingga istirahat.

Babak kedua berubah lebih terbuka. Persib, di bawah asuhan Igor Tolic, meningkatkan intensitas lewat serangan balik. Luka Menalo sempat menggoyang gawang Nadeo Argawinata: satu sundulan ditepis heroik, satu peluang lain membentur tiang. Tekanan itu berbuah pada menit ke-81. Umpan Menalo diselesaikan Balsa Sekulic, dan skor berubah 1-1. Tribun sempat sunyi sejenak.

Shin Tae-yong merespons dengan memasukkan Ivan Mamut. Keputusan itu terbayar di masa tambahan waktu. Umpan silang Stjepan Loncar dari sisi kanan disambut sundulan Mamut. Bola bersarang, skor menjadi 2-1, dan SUGBK kembali bergemuruh hingga peluit panjang.

Kemenangan ini memutus catatan buruk Persija atas Persib dalam lima hingga enam pertemuan terakhir, sekaligus menjadi kemenangan pertama mereka atas rival dari Jawa Barat dalam sekitar tiga tahun.

Bagi STY, tiga poin ini bukan sekadar angka di klasemen, Persija sempat menempati peringkat dua melainkan bukti bahwa racikan fisik dan keberanian di menit-menit akhir bisa mematahkan dominasi lawan.

0 Komentar