GARUT – Insiden Kapal Virgo Transport 8 yang sempat hilang kontak dan kemudian ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Kalimantan Selatan menyisakan kecemasan bagi keluarga korban di Kabupaten Garut.
Sebanyak 23 warga Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, diketahui bekerja di kapal yang melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin tersebut. Mereka bekerja pada sejumlah bagian, termasuk kantin dan cleaning service.
Informasi mengenai warga Garut yang berada di kapal tersebut disampaikan langsung Kepala Desa Situsaeur, Agus Mulyadi. Bahkan, beberapa anggota keluarganya sendiri ikut bekerja di Kapal Virgo Transport 8.
Baca Juga:Bupati Garut Dorong Olahraga dan Ekonomi Berbasis BudayaKemarau Picu Krisis Air di Cibiuk dan Leuwigoong, Padi Mengering, Sumur Bor Jadi Harapan Warga
“Bukan hanya warga saja, bahkan keluarga besar, ada adik saya yang bekerja di kapal penyebrangan Surabaya – Banjarmasin. Yang dari Desa Situsaeur 23 orang, kan ada yang jaga kantin, ada yang jadi cleaning service,” kata Agus kepada wartawan.
Agus mengatakan, dua adiknya dan seorang keponakannya termasuk di antara warga Situsaeur yang bekerja di kapal tersebut.
Setelah kejadian, dirinya telah berkomunikasi dengan bagian HRD perusahaan kapal untuk mendapatkan perkembangan mengenai proses pencarian dan identifikasi korban.
“Adik saya 2 orang, kemudian ponakan. Saya sudah dapat kontak dengan HRD yang perusahaan kapal itu, informasinya terbaru meninggal 6 orang sudah ditemukan, yang 4 orang bukan warga Garut. Saya diminta Basarnas Banjarmasin harus ada perwakilan keluarga ke sana, sekarang saya sedang komunikasi dengan keluarga, karena satu kampung,” ungkapnya.
Agus pun tengah berkoordinasi dengan keluarga para pekerja karena mayoritas korban berasal dari satu desa. Permintaan agar perwakilan keluarga datang ke Kalimantan Selatan juga sedang dibicarakan bersama.
Bupati: 11 Selamat, Satu Meninggal dan 11 Belum Ditemukan
Terpisah, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan perkembangan berdasarkan laporan yang diterimanya dari Dinas Sosial Kabupaten Garut.
Menurut Syakur, dari 23 warga Garut yang menjadi korban dalam insiden tersebut, 11 orang dilaporkan selamat, satu orang meninggal dunia, sementara 11 lainnya masih belum ditemukan.
Baca Juga:Polisi Gelar Razia Miras, Alkohol hingga Tuak DiamankanAncam Penjaga Warung di Leles, Enday Diamankan Polisi
“Tentu saja kita prihatin, dan turut berduka cita kepada korban dari tenggelamnya Kapal Virgo ya… dan berdasarkan laporan yang saya terima dari Dinas Sosial, kita terima itu ada 23 orang warga Garut yang menjadi korban. Ini sangat banyak menurut saya,” ujar Syakur.
