Ribuan Jiwa di Cimuncang Garut Kota Kesulitan Air Bersih, Lurah Minta Pemkab Bikin Sumur Bor

BPBD Garut saat mendistribusikan air bersih ke Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Garut Kota. (Istimewa)
BPBD Garut saat mendistribusikan air bersih ke Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Garut Kota. (Istimewa)
0 Komentar

GARUT – Musim kemarau panjang terus melanda Kabupaten Garut, sehingga beberapa wilayah terdampak kekeringan, terutama dampak yang sangat dirasakan ialah kebutuhan air bersih.

Kebutuhan air bersih tersebut, dialami oleh ratusan warga di wilayah RW 09 dan 10 di Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Lurah Cimuncang, Deden Nurdiana, mengatakan pemerintah kelurahan sudah mengajukan permohonan bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan guna mengantisipasi kondisi tersebut.

Baca Juga:Komisi II DPRD Garut Sidak Lokasi Pembuangan Limbah B3 di Cimuncang, Dorong Solusi Pengelolaan Limbah KulitKarhutla Ancam Kawasan Pegunungan, BPBD Ingatkan Warga Hindari Pembakaran dan Buang Puntung Rokok Sembarangan

“Alhamdulillah, kemarin dari BPBD dan PDAM memberikan bantuan air bersih untuk warga kami yang dilanda kekeringan,” ujarnya, Kamis, 10 September 2026.

Deden menjelaskan, sebanyak 200 KK serta 587 jiwa di RW 09 dan 182 KK serta 426 jiwa di RW 10 yang membutuhkan pasokan air bersih, menyusul mengeringnya mata air gunung yang menjadi sumber utama kebutuhan harian masyarakat tersebut.

“Terima kasih kepada PDAM Tirta Intan dan juga BPBD Garut, saat ini dua kali warga kami mendapatkan penyaluran air bersih. Namun tentunya ini harus ada langkah kedepannya,” katanya.

Ia menambahkan, untuk kedepannya guna mencegah krisis air bersih terulang kembali di RW 09 dan 10, pembangunan sumur bor dalam (artesis) menjadi langkah antisipasi yang paling memungkinkan.

“Kita juga kedepan mau berupaya mengajukan kepada pemerintah daerah, mudah-mudahan ini juga menjadi atensi pemangku kebijakan, agar kendala kebutuhan air bersih bagi warga kami ini bisa teratasi,” pungkasnya. (*)

0 Komentar