Kadinsos Ungkap Identitas 23 Warga Garut Jadi Korban Insiden Kapal Virgo 8

(Istimewa)
KMP Virgo ditemukan terbalik di Lau Jawa setelah laporkan cuaca buruk (Istimewa)
0 Komentar

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Sosial terus memantau perkembangan penanganan warga Garut yang menjadi korban insiden Kapal Virgo 8.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, mengatakan berdasarkan laporan terakhir yang diterimanya pada 13 September 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, terdapat 23 warga Garut yang berdomisili di kawasan Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, dan menjadi bagian dari kru atau penumpang kapal tersebut.

“Sementara saya dapat laporan ini tadi malam sekitar jam 10. Update sampai detik ini belum ada lagi,” ujar Marlinda, Senin (14/9/2026).

Baca Juga:Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, 23 Warga Garut Jadi KorbanBupati Garut Dorong Olahraga dan Ekonomi Berbasis Budaya

Dari 23 warga tersebut, sebanyak 11 orang dinyatakan selamat, satu orang meninggal dunia, dan 11 lainnya masih belum ditemukan.

Adapun 11 warga yang dinyatakan selamat yakni Rehan, Amo, Willy, Ehab, Akmal, Muhammad Iwan, Erik, Iki, Muhammad Agus, Fauzan, dan Fathir. Sementara satu korban yang dilaporkan meninggal dunia bernama Enjang.

Sedangkan 11 warga yang hingga laporan terakhir masih belum ditemukan masing-masing Utep, Acim, Usep, Raden, Kiki, Agil, Rio, Hakim, Salbi, Aep, dan Ikhsan.

Marlinda mengatakan Dinas Sosial Kabupaten Garut telah melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Desa Situsaeur untuk memastikan identitas dan domisili para korban.

“Sudah dilakukan oleh kami tindakan koordinasi langsung dengan Kades, melakukan verifikasi identitas dan domisili. Dengan perusahaan juga sudah berkoordinasi,” katanya.

Menurut Marlinda, korban yang selamat serta jenazah korban meninggal sedang dalam proses perjalanan menuju Surabaya.

Namun, hingga keterangan tersebut disampaikan, pihaknya belum memperoleh pembaruan mengenai apakah rombongan telah tiba atau masih dalam perjalanan.

Baca Juga:Kemarau Picu Krisis Air di Cibiuk dan Leuwigoong, Padi Mengering, Sumur Bor Jadi Harapan WargaPolisi Gelar Razia Miras, Alkohol hingga Tuak Diamankan

“Evakuasi penanganan korban selamat dan jenazah korban sedang dalam perjalanan menuju Surabaya. Sekarang sudah sampai atau belum saya belum mendapatkan update,” ujarnya.

Dinas Sosial Garut selanjutnya akan terus memantau proses evakuasi hingga kedatangan para korban di Surabaya.

Pemkab Garut juga akan mengawal proses pemulangan warga yang selamat maupun jenazah korban meninggal hingga kembali kepada keluarga masing-masing.

“Selanjutnya memantau perkembangan evakuasi dan kedatangan korban di Surabaya. Nanti akan menjadi konsen kami. Kita juga pandu pemulangan jenazah dan korban selamat,” pungkas Marlinda. (*)

0 Komentar