Ancam Penjaga Warung di Leles, Enday Diamankan Polisi

istimewa
Ancam Penjaga Warung di Leles, Enday Diamankan Polisi
0 Komentar

GARUT – Rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan seorang pria mengancam perempuan penjaga warung menggunakan kapak dan linggis di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, ramai beredar di media sosial.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di sebuah warung di Kampung Kandang Kidul, Desa Kandang Mukti, Kecamatan Leles, Jumat sekitar pukul 11.30 WIB.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, tampak seorang pria mengenakan jaket hitam-merah dan celana jeans berdiri berhadapan dengan seorang perempuan yang berada di dalam warung.

Baca Juga:Ditegur Saat Minum Miras, Pria di Cisompet Diduga Hantam Lansia dengan Batu hingga TewasIbu dan Bayinya Meninggal Karena Aborsi, Pedagang Bakso Diamankan Polisi

Situasi kemudian terlihat memanas. Pria tersebut tampak mengeluarkan linggis dan kapak, lalu mengarahkannya ke hadapan korban.

Perempuan yang berada di dalam warung terlihat memilih menjauh sambil terus memperhatikan gerak-gerik pria tersebut.

Kapolsek Leles, AKP Wawan, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kejadiannya hari Jumat lalu sekitar jam 11.30 WIB,” kata Wawan, Minggu (13/9/2026).

Tak lama setelah kejadian, korban kemudian melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian.

Petugas selanjutnya melakukan penelusuran terhadap pria yang terekam kamera pengawas tersebut.

Hanya dalam hitungan jam, polisi berhasil mengamankan pria bernama Suhendar alias Enday (33) yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

“Sudah berhasil kami amankan. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan untuk mengetahui kronologi sampai motif kejadiannya,” pungkas Wawan.

Baca Juga:Ayah dan Anak Diduga Bobol 19 Minimarket di Garut, Polisi Amankan Tiga TersangkaLola Nelria Oktavia Borong Dagangan UMKM di Pasar Baru Garut, Hasilnya Dibagikan kepada Warga

Saat ini, polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk alasan pria tersebut membawa dan mengacungkan kapak serta linggis kepada korban.

Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan motif dan latar belakang persoalan yang memicu terjadinya aksi tersebut. (*)

0 Komentar