Destry Damayanti, Sosok Perempuan Pertama yang Diusulkan Prabowo Jadi Gubernur Bank Indonesia Definitif

(Istimewa)
Destry Damayanti diusulkan jadi kepala Bank Indonesia yang baru langsung oleh Prabowo (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Presiden Prabowo Subianto resmi mengusulkan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Usulan tersebut disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) yang dibawa Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi ke Gedung DPR, Senin 10 Agustus 2026).

“Namanya tunggal satu nama yaitu atas nama ibu Destry yang beliau sekarang menjabat Penjabat Gubernur BI Sementara,” ujar Prasetyo Hadi di kompleks parlemen.

Baca Juga:Orang yang Mengaku Oknum MBG Rugikan Petani Pisang di Metro, Kerugian Capai Jutaan RupiahBPBD Garut Distribusikan 125.000 Liter Air Bersih ke Enam Kecamatan Terdampak Kekeringan 2026

Destry Damayanti saat ini menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada 27 Juli 2026.

Sebelumnya, ia adalah Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia untuk periode 2024–2029. Jika disetujui DPR, Destry berpeluang menjadi perempuan pertama yang memimpin bank sentral Indonesia secara definitif.

Pimpinan DPR RI dijadwalkan segera menindaklanjuti Surpres tersebut dengan menyerahkannya kepada Komisi XI yang menjadi mitra kerja Bank Indonesia.

Komisi ini akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebelum memberikan persetujuan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pimpinan DPR maupun Komisi XI terkait jadwal uji kelayakan tersebut.

Jejak Karier yang Matang

Lahir di Jakarta pada 1963, Destry Damayanti menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia. Ia kemudian meraih gelar Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, Amerika Serikat.

Pengalaman profesionalnya panjang dan beragam di sektor keuangan serta kebijakan publik. Ia memulai karier sebagai Senior Economic Adviser di kedutaan besar Inggris untuk Indonesia (2000–2003).

Setelah itu, ia sempat menjadi peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (2005–2006). Kariernya di perbankan swasta cukup mencolok, ia pernah menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas (2005–2011) dan Kepala Ekonom Bank Mandiri (2011–2015).

Baca Juga:Berasal Dari Api Pembakaran Sampah, Lahan Seluas 5 Hektar di Cikelet Garut TerbakarBos Padel Bandung Diganjar Denda Rp100 Juta Plus Wajib Tanam 1.000 Pohon, Videotron Langsung Disegel!

Pada 2014–2015, Destry dipercaya menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi di Kementerian BUMN. Ia juga sempat menjadi Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015–2019.

Pada 2019, ia dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan kembali menjabat posisi yang sama pada 2024. Pengangkatan Destry sebagai penjabat sementara setelah pengunduran diri Perry Warjiyo menempatkannya di posisi strategis di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.

0 Komentar