RADARGARUT– Kapasitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manggarai di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), dinilai sangat tidak memadai untuk menampung dan merawat korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Akibatnya, sejumlah pasien terpaksa menjalani perawatan di tenda-tenda darurat. Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah segera menyiapkan rumah sakit lapangan sebagai solusi sementara.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan pernyataan tersebut setelah meninjau calon lokasi rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Baca Juga:Upah Kupas Bawang Rp700.000 per Kg? Buruh Pasar Legi Solo: “Nggak Mungkin, Itu Keliru”Libur Panjang 17 Agustus 2026, Naik Whoosh Cuma Rp8.800! Promo Spesial HUT RI ke-81 yang Wajib Kamu Buru
Ia didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto. Keduanya juga meninjau langsung kondisi RSUD Manggarai dan berdialog dengan pasien serta jajaran rumah sakit.
“Karena kondisi Rumah Sakit Manggarai kurang memadai, sangat tidak memadai, dan tadi punya tenda-tenda ya, pasien berada di tenda-tenda, jadi kita sudah berkoordinasi dengan Pak Menteri Kesehatan untuk dibuka Rumah Sakit Lapangan,” ujar Pratikno.
Ia menekankan bahwa fasilitas tersebut diperlukan untuk menambah kapasitas pelayanan sekaligus menyediakan ruang perawatan yang lebih layak bagi pasien.
Stadion Golo Dukal dipilih sebagai salah satu alternatif lokasi karena membutuhkan lahan yang cukup luas. Pratikno menjelaskan bahwa rumah sakit lapangan ini juga akan menampung pasien dari wilayah terdampak parah lainnya, termasuk Kecamatan Reo yang menjadi salah satu daerah paling terdampak.
“Jadi ini menjadi salah satu alternatif ya untuk lokasi Rumah Sakit Lapangan, karena ini butuh lahan yang cukup luas, karena ini kan juga pasien-pasien dari Kecamatan Reo yang paling terdampak juga larinya ke sini,” tambahnya.
Peninjauan lokasi tersebut merupakan langkah awal. Pemerintah akan segera berkoordinasi lebih lanjut dengan Menteri Kesehatan terkait waktu pembangunan dan operasional rumah sakit lapangan agar dapat segera berfungsi.
Gempa magnitudo 7,7 yang berpusat di Kabupaten Nagekeo dengan kedalaman dangkal itu menimbulkan dampak luas di sejumlah kabupaten di Pulau Flores. Fasilitas kesehatan di beberapa wilayah mengalami kerusakan, termasuk RSUD Manggarai (juga dikenal sebagai RSUD Ruteng).
