RADARGARUT– Suasana pagi yang seharusnya tenang di jalur menuju pegunungan Garut berubah mencekam pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Sebuah kecelakaan tunggal yang melibatkan truk pengangkut pasir dan mobil pick up terjadi di Jalan Mentras, Desa Hegarmanah, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Insiden ini mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka, meski tidak ada korban jiwa.
Kejadian bermula saat sebuah truk pengangkut pasir tiba-tiba mogok di tengah badan jalan. Penyebabnya adalah patah as roda. Kondisi jalan yang masih gelap karena waktu dini hari atau pagi buta, ditambah truk yang tidak menyalakan lampu darurat atau memasang tanda peringatan, membuat situasi sangat berbahaya.
Baca Juga:Upah Kupas Bawang Rp700.000 per Kg? Buruh Pasar Legi Solo: “Nggak Mungkin, Itu Keliru”Libur Panjang 17 Agustus 2026, Naik Whoosh Cuma Rp8.800! Promo Spesial HUT RI ke-81 yang Wajib Kamu Buru
Dari arah belakang, sebuah mobil pick up dengan nomor polisi D 80XX UK melaju tanpa sempat menghindar. Kendaraan tersebut menabrak bagian belakang truk dengan cukup kencang.
Akibat benturan tersebut, pengemudi mobil pick up terjepit di dalam kabin. Dua penumpang atau pihak lain yang terlibat juga ikut mengalami cedera.
Tim medis dan petugas yang datang kemudian memastikan total ada tiga orang korban yang mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan. Untungnya, tidak ada yang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut merespons cepat. Melalui Regu 1 Markas Komando Patriot, petugas tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah menerima laporan.
Mereka segera melakukan evakuasi terhadap korban yang terjepit serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat. Proses penanganan berlangsung kurang lebih 55 menit hingga situasi di lokasi kembali aman dan lalu lintas dapat normal kembali.
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan berat. Mogok di tengah jalan pada kondisi gelap tanpa memberikan peringatan yang jelas adalah praktik yang sangat berisiko.
Banyak kecelakaan serupa terjadi karena pengemudi di belakang tidak sempat bereaksi ketika melihat kendaraan berhenti mendadak di gelap gulita.
Baca Juga:Gempa Guncang NTT M7,7: 38 Orang Meninggal Dunia Ribuan Orang MengungsiCuaca Garut Hari Ini 16 Agustus 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Ringan di Beberapa Kecamatan
Disdamkarmat Kabupaten Garut menekankan beberapa langkah penting yang harus dilakukan jika kendaraan mengalami mogok di jalan, khususnya pada malam atau dini hari:
- Segera nyalakan lampu hazard agar kendaraan terlihat dari jarak jauh.
- Pasang segitiga pengaman atau tanda peringatan lainnya di belakang kendaraan dengan jarak yang cukup aman.
- Pastikan posisi kendaraan dapat terlihat jelas oleh pengguna jalan lain dari jarak yang aman.
- Kurangi kecepatan dan tingkatkan kewaspadaan saat berkendara dalam kondisi gelap atau cuaca buruk.
- Jangan berhenti sembarangan di badan jalan tanpa memberikan tanda peringatan yang memadai.
