RADARGARUT– Suasana malam minggu di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berlangsung aman dan terkendali berkat pengerahan besar-besaran personel keamanan.
Polres Garut menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu 25 Juli 2026 mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai. Operasi ini melibatkan 475 personel gabungan yang bergerak secara serentak di seluruh wilayah hukum Polres Garut.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, Personel yang diterjunkan terdiri dari unsur Polres Garut, seluruh Polsek jajaran, Brimob, TNI, Denpom, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta unsur pemerintahan di tingkat kecamatan.
Baca Juga:Mengapa Banyak Orang Sakit Saat Cuaca Cerah tapi Suhu Turun Drastis? Ini Penjelasan Medis LengkapnyaJawa Barat Puncaki Daftar Kasus Keracunan MBG Terbanyak: 2051 Kasus Per-2025
Kolaborasi lintas instansi ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif di akhir pekan.
Fokus utama KRYD adalah pencegahan gangguan Kamtibmas, pemberantasan premanisme, balap liar, geng motor, peredaran minuman keras, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan yang berpotensi meresahkan warga.
Petugas melakukan patroli di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan perkantoran pemerintahan seperti Kantor DPRD Kabupaten Garut, Kantor Bupati Garut, dan Pendopo Garut.
Selain itu, perhatian juga diarahkan ke kawasan rawan kriminalitas, pusat keramaian, lokasi wisata, serta jalur-jalur yang berpotensi menjadi lokasi aksi balap liar maupun aktivitas kelompok bermotor.
Sebagai langkah preventif, petugas juga menggelar Patroli Blue Light di jalur-jalur rawan. Upaya ini sejalan dengan Maklumat Kapolda Jawa Barat untuk mengantisipasi aksi geng motor, premanisme, dan kejahatan jalanan.
Kehadiran kendaraan bermobil biru dengan lampu menyala diharapkan memberikan efek jera sekaligus rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di malam hari.
Tak hanya patroli bergerak, petugas menerapkan metode “Park, Walk and Talk”. Melalui pendekatan ini, anggota turun dari kendaraan, berjalan kaki, dan berdialog langsung dengan warga.
Baca Juga:Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung atas Dugaan Korupsi ASABRI dan TPPUSamsung Galaxy Z Fold 8 Series Resmi Debut: Tipis, Powerful, dan Siap Revolusi Pengalaman Foldable!
Mereka memberikan imbauan tentang kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas C3 (curat, curas, dan curanmor), bahaya peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang, serta potensi bencana alam.
Imbauan khusus juga disampaikan kepada remaja agar mematuhi pemberlakuan jam malam sesuai Surat Edaran Gubernur Jawa Barat. Masyarakat diajak aktif melapor apabila menemukan potensi gangguan Kamtibmas.
