Misteri Kematian Penjaga Rumah Eks Jampidsus: Keluarga Singgung Perselisihan Proyek Batu Bara

(Disways)
Kasus meninggalnya Sutrimo, penjaga rumah Febrie Adriasnyah eks Jampidsus (Disways)
0 Komentar

RADARGARUT– Kematian Sutrimo, penjaga atau pengawal rumah mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, menimbulkan dugaan kuat sebagai peristiwa yang tidak wajar.

Kabar ini mencuat di tengah status Febrie yang tengah terseret kasus korupsi dan berstatus tersangka. Informasi mengenai kematian Sutrimo pertama kali dibagikan secara luas melalui akun Instagram @gianluigich pada Minggu, 26 Juli 2026.

Menurut unggahan tersebut, kronologi kejadian bermula pada Kamis, 23 Juli 2026 sekitar pukul 16.37 WIB. Sutrimo sempat menghubungi kerabatnya dan mengeluhkan rasa sakit yang dirasakannya.

Baca Juga:Mengapa Banyak Orang Sakit Saat Cuaca Cerah tapi Suhu Turun Drastis? Ini Penjelasan Medis LengkapnyaJawa Barat Puncaki Daftar Kasus Keracunan MBG Terbanyak: 2051 Kasus Per-2025

Namun ketika kerabat datang, kondisi Sutrimo sudah tidak sadarkan diri. Mulut dan hidungnya terlihat mengeluarkan busa, kondisi yang semakin memperkuat dugaan bahwa kematiannya tidak biasa.

Sutrimo kemudian ditemukan tergeletak di depan Klinik Mordent. Ambulans yang menjemputnya ternyata dipesan oleh seseorang yang tidak dikenal.

Korban dalam keadaan tidak bergerak saat diangkut. Ia dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring. Catatan rumah sakit menyebutkan bahwa Sutrimo tiba dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Petugas keamanan rumah sakit mencatat bahwa korban diantar oleh empat orang yang tidak dikenal dan bukan merupakan karyawan rumah sakit tersebut.

Keluarga Sutrimo memberikan keterangan tambahan yang semakin menarik perhatian publik. Sebelum meninggal, Sutrimo sempat menceritakan adanya perselisihan yang berkaitan dengan proyek batu bara di Jambi.

Ia juga sempat mengungkapkan rasa takut kepada keluarganya. Keterangan ini masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan kebenarannya dan apakah ada kaitannya dengan kematiannya.

Kematian Sutrimo terjadi di saat Febrie Adriansyah, majikannya, sedang menghadapi proses hukum terkait dugaan korupsi. Febrie yang pernah menjabat sebagai Jampidsus kini berstatus tersangka dan ditahan.

Baca Juga:Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung atas Dugaan Korupsi ASABRI dan TPPUSamsung Galaxy Z Fold 8 Series Resmi Debut: Tipis, Powerful, dan Siap Revolusi Pengalaman Foldable!

Situasi ini membuat kasus kematian penjaga rumahnya menjadi sorotan, terutama karena dugaan adanya unsur ketidakwajaran dalam prosesnya.

Pihak kepolisian telah mulai bergerak melakukan penyelidikan. Beberapa berita terkait menyebutkan bahwa polisi mengamankan barang bukti di lokasi, termasuk satu unit motor Mio serta sejumlah dokumen dari area Klinik Mordent.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo secara ilmiah dan objektif. Rekam medis korban juga didalami untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi kesehatan terakhirnya.

0 Komentar