Tiket Commuter Line Garut-Purwakarta Habis Terjual di Musim Libur Sekolah

(Istimewa)
Kereta api Commuter Line Garut-Purwakarta habis terjual (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Memasuki musim libur sekolah tahun 2026, tiket Kereta Api Commuter Line relasi Garut-Purwakarta dilaporkan laris manis dan banyak jadwal yang sudah terjual habis.

Layanan kereta lokal murah ini menjadi pilihan utama masyarakat Jawa Barat untuk bepergian antarkota selama periode liburan anak-anak sekolah.

Menurut informasi dari KAI Commuter dan penjual tiket daring, peningkatan permintaan tiket terjadi sejak awal Juli 2026 seiring dimulainya libur sekolah.

Baca Juga:Pemerintah Tetapkan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha EsaPuluhan Camaba Universitas Pendidikan Indonesia Tak Lanjutkan Daftar Ulang: Tingginya Nilai UKT Jadi Halangan

Commuter Line Garut yang dikelola KAI Commuter Wilayah II Bandung menawarkan tarif sangat terjangkau, hanya Rp14.000 untuk rute penuh Purwakarta-Garut (sekitar 5 jam 45 menit).

Harga ini jauh lebih murah dibandingkan kereta reguler lainnya yang bisa mencapai Rp45.000-Rp63.000 untuk rute serupa.

Rute Commuter Line Garut melintasi banyak stasiun penting seperti Cibatu, Leles, Nagreg, Cicalengka, Bandung, Padalarang, hingga Purwakarta. Kereta ini biasanya beroperasi dengan 1-2 perjalanan per hari pada rute utama Garut-Purwakarta.

Jadwal populer antara lain keberangkatan dari Garut pukul 11.50 WIB tiba Purwakarta sekitar 17.35 WIB, serta dari Purwakarta pagi pukul 04.25 WIB dan sore pukul 16.25 WIB.

Selama libur sekolah, KAI menambah frekuensi perjalanan dan memberikan diskon hingga 30% untuk beberapa kelas ekonomi guna mengakomodasi lonjakan penumpang.

Lonjakan Penumpang dan Antusiasme Masyarakat

Banyak keluarga memanfaatkan kereta ini sebagai transportasi hemat untuk liburan ke Garut yang terkenal dengan wisata alam, air terjun, dan kuliner dodolnya.

Selain itu, commuter line ini juga menjadi penghubung penting bagi warga yang ingin melanjutkan perjalanan ke Jakarta via Purwakarta dengan transit ke kereta Walahar atau KRL.

Baca Juga:Harga Emas 7 Juli 2026: Penurunan Signifikan Setelah Sempat MeroketPemalsuan KK dan Sertifikat Merebak di SPMB Bandung 2026: Sejumlah Calon Siswa SMP Didiskualifikasi

Kombinasi tarif KRL Jakarta-Cikarang (Rp5.000) + Walahar (Rp4.000) + Commuter Line Garut (Rp14.000) membuat total biaya dari Jakarta ke Garut sangat ekonomis.

Pihak KAI Commuter mencatat peningkatan penumpang signifikan selama periode liburan, mirip dengan tren saat libur Lebaran di mana ribuan penumpang memadati Stasiun Garut.

Imbauan KAI dan Alternatif Perjalanan

Meski demikian, KAI mengimbau masyarakat untuk memesan tiket jauh hari agar terhindar dari kehabisan stok.

Bagi yang belum mendapatkan tiket Commuter Line Garut, alternatif lain adalah kereta jarak menengah seperti Cikuray atau Serayu yang melewati rute serupa, meski dengan harga lebih tinggi.

0 Komentar