GARUT – Pengejaran terhadap terduga pelaku pembobolan mesin ATM berakhir di Jalan Raya Kadungora, Kabupaten Garut, pada 6 Juli 2026 malam. Seorang terduga pelaku sempat melompat ke aliran sungai yang sedang surut sebelum akhirnya diamankan.
Aksi pengejaran tersebut terekam dalam sejumlah video amatir dan kamera pengawas yang kemudian beredar luas di media sosial.
Salah satu rekaman memperlihatkan petugas kepolisian berusaha menghentikan mobil berwarna hitam di Jalan Raya Kadungora. Kendaraan tersebut sempat berupaya melarikan diri dari penyergapan.
Baca Juga:Dukung Pendidikan Keluarga Prasejahtera, PNM Garut Beri Beasiswa untuk 33 PelajarKalah Judi Online, Pria Asal Garut Curi Motor Jemaah Masjid di Purworejo
Dalam rekaman itu juga terdengar beberapa kali suara letusan senjata api. Namun, belum ada penjelasan terperinci mengenai penggunaan senjata tersebut dalam proses pengejaran.
Video lainnya memperlihatkan seorang pria keluar dari kendaraan dan berusaha melarikan diri. Ia kemudian melompat ke aliran sungai yang kondisi airnya sedang surut.
Beredarnya rekaman tersebut membuat banyak pengguna media sosial menduga aksi pembobolan ATM terjadi di Kabupaten Garut. Polisi kemudian menjelaskan bahwa tindak pidana yang sedang ditangani diduga berlangsung di wilayah hukum Tasikmalaya.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Herman Saputra, membenarkan pengejaran berakhir di Kecamatan Kadungora.
“Kejadiannya pada 6 Juli malam di Jalan Raya Kadungora,” ucap Herman.
Menurut Herman, Polres Garut menerima informasi bahwa personel Polres Tasikmalaya Kota sedang memburu terduga pelaku yang melarikan diri menuju wilayah Garut.
Personel Polres Garut kemudian diterjunkan untuk membantu proses pengejaran dan pengamanan jalur yang diduga akan dilalui para pelaku.
Baca Juga:FMG Minta APH Telusuri Dugaan Mobilisasi Massa dalam Dukungan Program MBG45 Warga Binaan Rutan Garut Dipindahkan ke Lapas, Pembinaan dan Penataan Hunian Dioptimalkan
“Kami hanya mem-back up dan mendampingi personel Polres Tasikmalaya yang melakukan pengejaran,” ujar Herman.
Dalam operasi tersebut, terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan. Penanganan selanjutnya dilakukan Polres Tasikmalaya karena dugaan pembobolan ATM terjadi di wilayah hukumnya.
Terduga pelaku kemudian dibawa oleh personel Polres Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
“Untuk detail kasusnya seperti apa, itu kewenangan Polres Tasikmalaya untuk menyampaikannya,” pungkas Herman. (*)
