3 Janda di Cisewu Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran, Bantuan Pemerintah Diharapkan

Yudha Menengok Tiga Janda Korban Kebakaran di Kecamatan Cisewu, Garut. (Feri/Radar Garut)
Yudha Menengok Tiga Janda Korban Kebakaran di Kecamatan Cisewu, Garut. (Feri/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, mengunjungi tiga janda korban kebakaran di Kampung Cisewu, RT 02 RW 01, Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Rabu (1/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi para korban yang kehilangan tempat tinggal sekaligus menyerahkan bantuan kebutuhan mendesak setelah kebakaran.

Yudha datang bersama Camat Cisewu, Babinsa Desa Cisewu, dan pendamping sosial. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan bantuan pribadi berupa uang tunai dan paket sembako kepada para korban.

Baca Juga:Kunjungi Korban Kebakaran di Bungbulang, Yudha Dorong Dana CSR untuk Pemulihan RumahKekurangan Personel, Damkar Garut Optimalkan Penugasan Pegawai Lintas SKPD

Yudha mengaku prihatin karena ketiga korban merupakan tulang punggung keluarga. Mereka harus memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam kondisi ekonomi terbatas dan kini menghadapi kesulitan membangun kembali rumah yang terbakar.

Salah seorang korban bernama Titin diketahui bekerja mencari barang bekas dan sesekali menerima jasa pijat. Sementara itu, Yani memperoleh penghasilan dengan berjualan bubur.

Keterbatasan pendapatan membuat para korban diperkirakan tidak mampu membangun kembali rumah tanpa dukungan pemerintah dan pihak lain.

“Saya meminta kepada Bupati Garut untuk mengoptimalkan kolaborasi pendanaan dari CSR, BAZNAS dan disperkim,” ujarnya.

Menurut Yudha, dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dapat dipadukan dengan bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta program dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Garut.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan agar para korban kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.

Yudha juga menekankan pentingnya keberpihakan Pemkab Garut terhadap masyarakat terdampak bencana. Penanganan dinilai perlu dilakukan secara cepat dengan memanfaatkan berbagai sumber pendanaan yang tersedia.

Baca Juga:KONI Garut Mulai Salurkan Insentif bagi Atlet dan Pelatih Porprov 2026KDKMP Pakuwon Dibangun di Lahan Pemkab Garut, BPKAD Ingatkan Mekanisme Sewa

Selain bantuan dari pemerintah daerah, ia berharap Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur melakukan asesmen terhadap ketiga korban.

Hasil asesmen tersebut diharapkan membuka peluang bagi mereka untuk memperoleh bantuan melalui program Rumah Sejahtera Terpadu (RST). Bantuan itu dapat digunakan untuk mendukung pembangunan kembali hunian para korban kebakaran. (Feri Citra Burama)

0 Komentar