Jejak Pengabdian Polsek Pasirwangi, Menyapa dari Masjid hingga Lahan Pangan

istimewa
Jejak Pengabdian Polsek Pasirwangi, Menyapa dari Masjid hingga Lahan Pangan
0 Komentar

GARUT – Matahari belum terlalu tinggi ketika sejumlah anggota Polsek Pasirwangi mulai memadati halaman Masjid Besar Pasirwangi, Jumat (19/6/2026) pagi.

Tidak ada sirene patroli, tidak ada pula suasana formal khas institusi kepolisian. Yang terlihat justru sapu, alat kebersihan, dan semangat gotong royong yang menyatukan polisi, pengurus masjid, serta masyarakat dalam satu tujuan sederhana, menjaga rumah ibadah tetap bersih dan nyaman.

Di tengah aktivitas tersebut, Kapolsek Pasirwangi Iptu Wahyono Aji tampak berbaur bersama anggotanya. Ia tidak sekadar hadir untuk mengawasi, tetapi turut terlibat langsung dalam kegiatan bakti religi yang menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Baca Juga:Penjual Tahu Bulat di Jayaraga Garut Ternyata Jualan Narkoba, Jenisnya Tembakau SintetisPemkab Garut Gandeng OJK dan Persis Perluas Literasi Keuangan Syariah hingga Tingkat Desa

Bagi sebagian orang, kegiatan membersihkan masjid mungkin terlihat sederhana. Namun di balik kesederhanaan itu tersimpan pesan yang lebih besar tentang bagaimana Polri berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui tindakan nyata.

Masjid Besar Pasirwangi menjadi lokasi pertama yang disambangi. Setelah itu, rombongan bergerak menuju Masjid Muhajirin di Desa Karyamekar.

Bersama pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan warga setempat, anggota kepolisian membersihkan lingkungan masjid, merapikan area sekitar, serta memastikan tempat ibadah tersebut nyaman digunakan masyarakat.

Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung menghadirkan suasana hangat yang sulit ditemukan dalam hubungan formal antara aparat dan masyarakat.

Kapolsek Pasirwangi Iptu Wahyono Aji mengatakan bahwa Hari Bhayangkara merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai pengabdian yang menjadi ruh dari tugas kepolisian.

“Melalui kegiatan bakti religi dan bakti sosial ini, kami ingin mempererat silaturahmi antara Polri dengan tokoh agama, pengurus masjid, serta masyarakat. Kami berharap keberadaan Polri dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” kata Aji.

Menurutnya, menjaga keamanan tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga harus diwujudkan melalui kepedulian sosial dan keterlibatan dalam aktivitas yang membawa manfaat bersama.

Baca Juga:Kabur ke Kalimantan, Buronan Kasus Pengeroyokan Akhirnya DitangkapTahan Imbang Persepam, Persigar Ukir Sejarah Lolos ke 16 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat modern, dijelaskan Aji, pendekatan humanis menjadi salah satu cara efektif untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Karena itulah, diakuinya, kegiatan yang dilakukan Polsek Pasirwangi tidak berhenti di lingkungan tempat ibadah.

0 Komentar