Respon Keluhan Masyarakat, Pertamina Beberkan Alasan Kenaikan Pertamax

harga bbm pertamina
Kenaikan harga BBM Pertamina Nonsubsidi berlaku hari ini, Simak Selengkapnya! Foto: Wikipedia- RadarGarut.id
0 Komentar

RADARGARUT– Mulai Rabu, 10 Juni 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax mengalami penyesuaian signifikan. Harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, atau meningkat sekitar Rp3.950 per liter.

Kenaikan ini juga berlaku untuk Pertamax Green 95. Penyesuaian harga ini langsung menjadi sorotan masyarakat, mengingat dampaknya terhadap biaya transportasi dan kebutuhan sehari-hari.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga tersebut merupakan hasil evaluasi berkala yang dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca Juga:RUU Polri Sah! Peyandang Disabilitas Sekarang Bisa Jadi PolisiRupiah Menguat ke Rp18.058 per Dolar AS Usai BI Naikkan BI Rate Menjadi 5,5 Persen

“Penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi yang berlaku dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat,” ujar Roberth dalam keterangan resminya pada Rabu 10 Juni 2026.

Menurut Roberth, faktor utama di balik kenaikan ini adalah perkembangan harga minyak dunia yang fluktuatif serta harga pasar keekonomian saat ini. Pertamina Patra Niaga selalu melakukan evaluasi berdasarkan formula harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Proses ini dilakukan secara transparan dan dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator. Tujuannya adalah memastikan keberlanjutan penyediaan energi berkualitas tanpa mengganggu pasokan secara keseluruhan.

Kenaikan harga Pertamax ini terjadi di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Harga minyak mentah dunia dalam beberapa waktu terakhir dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ketegangan geopolitik di Timur Tengah, dinamika produksi OPEC+, serta pemulihan permintaan pasca-pandemi.

Di pasar domestik, penyesuaian ini diperlukan agar Pertamina dapat menjaga margin operasional, investasi di kilang-kilang, serta program transisi energi jangka panjang.

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru per 10 Juni 2026

Pertamax: Rp16.250 per liter (naik dari Rp12.300)

Pertamax Green 95: Ikut mengalami penyesuaian (detail spesifik mengikuti formula serupa)

Pertalite (subsidi): Rp10.000 per liter (tidak berubah)

BioSolar (subsidi): Rp6.800 per liter (tidak berubah)

Pertalite dan BioSolar sebagai BBM bersubsidi tetap dijaga harganya sesuai komitmen pemerintah dalam mendistribusikan bahan bakar yang terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah. Pertamina menegaskan bahwa pasokan kedua produk ini tetap aman dan tersedia di seluruh jaringan SPBU.

0 Komentar