Tak Perlu Pinjam Venue, Garut Siap Gelar 84 Cabor di Porprov 2030

(Ale/Radar Garut)
Tak Perlu Pinjam Venue, Garut Siap Gelar 84 Cabor di Porprov 2030. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Kabupaten Garut resmi ditunjuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat tahun 2030 mendatang.

Penunjukan sebagai tuan rumah, Kabupaten Garut juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah tunggal di gelaran pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

Berbeda dengan pelaksanaan Porprov 2026 yang digelar bersama oleh tiga daerah yakni Kota Bogor, Depok, dan Bekasi, Garut optimistis mampu menyelenggarakan sebagian besar Cabang Olahraga (Cabor) secara mandiri.

Baca Juga:Krisis Kepala Sekolah Masih Jadi Sorotan, Ketua DPRD Garut Minta Penanganan CepatKasus DBD di Garut Alami Penurunan, Namun Empat Orang Dinyatakan Meninggal

Ketua KONI Garut, Subhan Rohmansyah, mengatakan bahwa kesiapan Garut terlihat dari ketersediaan venue dan potensi alam yang dimiliki daerah tersebut.

“Kalau Garut hitung-hitungan sampai hari ini, kita bisa menyelenggarakan sampai 84 cabang olahraga dan semuanya itu di Garut,” ujar Subhan.

Ia menjelaskan, pada Porprov 2026 sejumlah cabang olahraga masih harus menggunakan venue di luar daerah tuan rumah.

Bahkan, karena keterbatasan fasilitas, pelaksanaannya melibatkan tambahan daerah lain seperti Bandung dan Sumedang.

Pada gelaran Porprov 2026, beberapa cabang olahraga juga disebut masih memanfaatkan venue daerah lain.

“Untuk cabor laut masih menggunakan Kabupaten Sukabumi atasnama bekasi, balap kuda menggunakan Pangandaran atasnama Bogor dan untuk dayung menggunakan Karawang,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan Garut yang dinilai memiliki kelengkapan alam dan fasilitas penunjang olahraga dalam satu wilayah.

Baca Juga:Dinas Pertanian Garut Dorong Produktivitas Petani Lewat Program Irigasi Perpompaan dan RJITPemkab Garut Rencanakan Penataan PKL di Depan Kantor Pemda, Kawasan Akan Dijadikan Lokasi Parkir Resmi

Ia mengatakan, bahwa Kabupaten Garut memiliki kawasan laut, danau, lokasi arung jeram hingga venue paralayang yang sudah tersedia tanpa harus menggunakan venue di daerah lain.

“Artinya memang dari kesiapan eksisting saat ini sebelum ada pembangunan sudah 84 cabor. Apalagi kalau nanti ada penambahan fasilitas,” katanya.

Saat ini, KONI Garut juga tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendukung pembangunan gelanggang olahraga (GOR) baru guna menunjang pelaksanaan Porprov 2030.

Meski begitu, Subhan menegaskan pembangunan fasilitas olahraga tetap mempertimbangkan kebutuhan dan potensi atlet cabor tersebut.

“Nah yang jadi pertimbangan kita juga, cabor itu diselenggarakan pertama atlet cabornya ada atau tidak di kita, yang kedua medali emasnya ada atau tidak di kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa pembangunan fasilitas olahraga harus dilakukan secara tepat sasaran agar tidak menghamburkan anggaran.

0 Komentar