RADARGARUT– Kemenkes RI mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Hantavirus yang dikabarkan telah masuk ke Indonesia dengan jumlah 23 kasus selama periode 2024 hingga 2026.
Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus positif hantavirus yang terjadi di Kabupaten Garut.
“Alhamdulillah kalau di Garut belum ada yang terkonfirmasi laboratorium positif hantavirus, mudah-mudahan aman,” ujarnya, Senin 11 Mei 2026.
Baca Juga:Polres Garut Kelola Sampah dan Jaga Lingkungan Dengan Strategi Budidaya MaggotGarut Darurat Stok Darah: PMI Minta Masyarakat Donor
Leli menjelaskan bahwa hantavirus sangat berbeda dengan virus Covid-19 karena tidak menular antar manusia ke manusia. Dirinya menjelaskan bahwa penularan virus tersebut terjadi akibat manusia yang menghirup urine atau kotoran tikus.
“Engga kaya Covid, kalau hantavirus tidak menular dari manusia ke manusia. Maksudnya itu dari kencing atau kotoran tikus yang terhirup oleh manusia,” ucapnya.
Lebih lanjut berdasarkan analisa para ahli, kemungkinan hantavirus berkembang menjadi pandemi seperti Covid-19 sangat kecil karena salah satu syarat suatu penyakit dapat menjadi pandemi yakni adanya penularan antar manusia.
“Kalau covid kan antar manusia ke manusia. Kalau berdasarkan para ahli kemungkinan untuk menjadi pandemi seperti covid itu sangat kecil, karena salah satu syarat untuk bisa menjadi pandemi itu virus yang meular dari manusia ke manusia,” jelasnya.
Meski begitu, Leli mengingatkan bahwa hantavirus dapat menyerang semua kelompok usia. Oleh Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan.
Ia mengimbau warga untuk berhati-hati saat membersihkan area yang berpotensi menjadi sarang tikus, seperti got, gudang, maupun pasar.
“Kalau bersih-bersih lingkungan misalnya banyak tikus di got, di gudang, di pasar seperti itu, jangan lupa pakai sarung tangan, dan jangan lupa pakai masker serta sering cuci tangan pakai air sabun,” pungkasnya.
Baca Juga:Harga Emas Turun Rp20.000: Berikut Daftar Harga Emas 11 Mei 2026iPhone 18 Pro Bakal Revolusi Besar! Ini Fitur Barunya
Menjaga lingkungan dan kebersihan diri merupakan upaya preventif paling mudah untuk dilakukan untuk menghindari berbagai macam penyakit dan virus seperti virus hanta.
Oleh karena itu dirinya berharap masyarakat dapat memiliki rasa kesadaran yang tinggi tentang bahayanya lingkungan kotor terutama pada hewan yang hidup di lingkungan yang kotor seperti tikus.(Ale)
