GARUT– Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin dalam apel gabungan di lapangan Setda, Senin, 11 Mei 2026, menjelaskan bahwa terdapat tiga sumber utama pertumbuhan ekonomi daerah, yakni investasi, belanja pemerintah, dan belanja rumah tangga masyarakat.
Ia menjelaskan, hingga tahun 2025 realisasi investasi di Garut telah melampaui target yang ditetapkan.
Meski demikian, Pemkab Garut masih menghadapi tantangan dari sisi belanja pemerintah akibat pengurangan Transfer ke Daerah (TKD). Tantangan yang ada berakar dari berbagai macam sumber permasalahan.
Baca Juga:Polres Garut Kelola Sampah dan Jaga Lingkungan Dengan Strategi Budidaya MaggotGarut Darurat Stok Darah: PMI Minta Masyarakat Donor
“Karena semua orang melihat masih banyak yang melihat kondisi kedepan dengan dinamika yang ada. Masih adanya konflik, kondisi geopolitik, dan juga krisis bahan energi di berbagai negara, sehingga investasi masih belum berjalan secepat yang kita bayangkan,” jelasnya.
Sebagai upaya dalam mengatasi hal tersebut Syakur meminta seluruh perangkat daerah atau SKPD segera merealisasikan berbagai program kegiatan, termasuk bantuan sosial dan hibah kepada masyarakat guna memberikan stimulus dan dapat menggerakkan roda perekonomian.
“Paling tidak bansos-bansos, bantuan hibah-hibah segera direalisasikan karena itu yang diperlukan masyarakat untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” imbuhnya.
Ia menambahkan, kegiatan bernuansa budaya seperti kirab tersebut terbukti ampuh dalam menciptakan aktivitas ekonomi di tengah masyarakat.
Syakur menilai pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang digelar di Kabupaten Garut pada Selasa, 5 Mei 2026 lalu mampu memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.
Syakur menyebutkan bahwa kirab budaya yang menempuh rute dari Korem 062 Tarumanagara hingga Balai Niskala atau Bakorwil tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Ribuan masyarakat hadir untuk menyaksikan berbagai budaya daerah yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
“Respon masyarakat itu sangat baik, paling tidak saya melihat kunjungan masyarakat di sepanjang jalan itu sangat meriah,” ujarnya.
Baca Juga:Harga Emas Turun Rp20.000: Berikut Daftar Harga Emas 11 Mei 2026iPhone 18 Pro Bakal Revolusi Besar! Ini Fitur Barunya
Dengan adanya Kirab Budaya dan acara kesenian lain, dapat menarik perhatian wisatawan yang secara tidak langsung dapat berpengaruh terhadap sektor perekonomian masyarakat Garut.
“Kemarin ada orang yang datang dari Cilawu, bahkan dari Pameungpeuk ke Garut. Tentu mereka menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum, mungkin di perjalanan makan, belanja, dan di lokasi juga berbelanja. Ini yang mendorong ekonomi Kabupaten Garut,” pungkasnya.
