GARUT – Jabatan Kepala Sekolah di Kabupaten Garut, khusunya di tingkat SD dan SMP masih menjadi persoalan bagi Dinas Pendidikan, pasalnya jabatan Kepsek berpengaruh terhadap arah sistem sekolah dan kualitas pendidikan.
Kekosongan jabatan kepsek ini, menuai banyak perhatian dari berbagai pihak terutama unsur pendidikan, termasuk datang dari Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar.
Menurutnya, proses dari pengisian jabatan kekosongan kepsek ini sudah berjalan di Dinas Pendidikan Garut, namun masih dalam tahap pengkajian untuk Surat Keputusan (SK).
Baca Juga:Kasus DBD di Garut Alami Penurunan, Namun Empat Orang Dinyatakan MeninggalDinas Pertanian Garut Dorong Produktivitas Petani Lewat Program Irigasi Perpompaan dan RJIT
“Tapi mungkin ini masih dalam tahapan kajian untuk diluncurkan SK-SKnya ke setiap sekolah dan pemerataan di setiap sekolah diisi dengan kepala sekolah,” ujarnya.
Ia mengatakan, kekosongan kepsek ini sebetulnya tidak berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar, artinya keseluruhan berjalan normal, namun akan segera ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan.
“Tahapan administrasi masih juga ada pelaporan ke dinas pendidikan. Kemarin kita melakukan evaluasi, tapi ini akan segera secepatnya ditindak lanjuti,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Bupati Garut agar Kekosongan kepsek segera ditangani.
“Saya juga sudah berkomunikasi ke Pak Bupati bahwa dengan acara-acara perlombaan seperti FLS3N ini kan juga dituntut ada kepemimpinan di setiap sekolah yaitu di adanya Kepala Sekolah,” pungkas Aris. (Rizka)
