GARUT — Wisata malam biasanya identik dengan kuliner atau hiburan perkotaan. Namun di Garut, sebuah konsep berbeda mulai menarik perhatian para pencinta sejarah, petualangan, hingga dunia mistis.
Lewat Garut Walking Tour bertema mistis, peserta diajak menyusuri sudut-sudut kota yang menyimpan cerita sejarah sekaligus kisah tak kasat mata.
Konsep wisata ini digagas oleh Firman Juliansyah, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Garut.
Baca Juga:Kemenkop Perkuat Transformasi Pertambangan Berbasis Koperasi di NTBSebanyak 174 Jemaah Haji Plus Petugas Asal Garut Diberangkatkan, Kemenhaj Ungkap 5 Orang Tertunda Karena Sakit
Berangkat dari profesinya sebagai pemandu wisata, Firman melihat tren walking tour berkembang di berbagai kota besar Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta hingga Bali.
“Ketika saya pulang ke Garut, jadi tantangan tersendiri bagaimana membuat alternatif wisata Garut yang sudah banyak ini supaya lebih banyak pilihan,” ujar Firman.
Awalnya, Garut Walking Tour lebih banyak mengangkat tema heritage atau sejarah kota. Namun seiring meningkatnya minat peserta, tema wisata mulai dikembangkan ke sektor gastronomi, seni budaya, hingga wisata mistis yang kini mulai diminati.
Menurut Firman, wisata mistis sengaja dipilih sebagai alternatif kegiatan malam hari yang berbeda. Ia menilai masih banyak masyarakat, khususnya anak muda, yang mencari aktivitas unik dan menantang.
“Kalau dunia biasa sudah terlalu sering dieksplor, mungkin frekuensi yang beda kita coba eksplor. Jadi ini sudah beyond adventure,” katanya.
Walking tour mistis tersebut sengaja digelar pada malam Jumat Kliwon. Firman menyebut malam tersebut dipercaya memiliki energi spiritual yang lebih kuat dibanding malam biasanya.
Rute penelusuran dimulai dari kawasan belakang Stasiun Garut yang disebut memiliki energi cukup kuat. Perjalanan kemudian berlanjut ke kawasan Islamic Center Garut yang dahulu pernah menjadi terminal sekaligus lokasi Hotel Villa Dolce.
Baca Juga:Dinsos Garut Ungkap Faktor Bullying dan Konsumsi Obat Terlarang Bisa Picu Gangguan JiwaAlpukat Kelud Jadi Daya Tarik Petani Garut
Di tempat itu, Firman mengisahkan pernah terjadi pembunuhan terhadap istri seorang diplomat Spanyol di Australia bernama McPhee. Kisah lama tersebut menjadi salah satu cerita yang membuat peserta penasaran mengikuti penelusuran malam.
Peserta juga diajak menuju kawasan Gang Tangsi yang dikenal memiliki rumah tua terbengkalai. Menurut Firman, lokasi itu dipercaya memiliki banyak “penghuni” tak kasat mata.
