Revitalisasi Jalan di Singaparna Berpotensi Picu Kepadatan di Libur Panjang Akhir Pekan

istimewa
Revitalisasi Jalan di Singaparna Berpotensi Picu Kepadatan di Libur Panjang Akhir Pekan
0 Komentar

TASIKMALAYA – Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya mulai meningkatkan pengamanan arus kendaraan menjelang libur panjang akhir pekan. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat dan wisatawan yang diprediksi melintasi jalur utama Tasikmalaya.

Selain lonjakan kendaraan, kepolisian juga menghadapi tantangan lain berupa proyek revitalisasi infrastruktur yang sedang berlangsung di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di wilayah Singaparna.

Kepala Satuan Lalulintas Polres Tasikmalaya, AKP Didit Permadi mengatakan bahwa pihaknya telah menerima Surat Perintah (Sprint) khusus dari Kapolres Tasikmalaya untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama periode long week end.

Baca Juga:Diskannak Tingkatkan Pengawasan Kesehatan Hewan Qurban, 100 Personel DiterjunkanPesta Miras di Pinggir Jalan, Dua Remaja Diamankan Polisi

“Saya selaku Kasatgas Pam Jalur telah mem-plotting personel untuk melakukan pengaturan intensif, terutama pada pagi dan sore hari. Ini adalah waktu-waktu krusial di mana aktivitas masyarakat lokal bersinggungan langsung dengan arus kendaraan wisatawan,” kata Didit, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, titik yang menjadi perhatian utama berada di jalur Alun-alun Singaparna hingga kawasan Kudang. Di ruas tersebut tengah dilakukan pekerjaan revitalisasi berupa pembangunan saluran drainase dan penggalian pipa PDAM yang menyebabkan penyempitan badan jalan.

Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap kelancaran lalu lintas, terutama pada jam sibuk ketika kendaraan dari dua arah bertemu di area proyek.

Didit menyebut proyek tersebut memang menimbulkan perlambatan arus kendaraan, namun pengerjaannya sangat penting untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut.

“Wilayah itu memang rawan banjir karena drainase yang buruk. Dampaknya, jalan sering tergenang dan aspal cepat rusak. Di sisi lain, aktivitas ekonomi di sana sangat tinggi karena banyaknya ruko dan pasar. Perbaikan ini memang mengganggu kenyamanan perjalanan untuk sementara, namun esensial bagi jangka panjang,” sebutnya.

Untuk mengurangi risiko kemacetan panjang, Polres Tasikmalaya bersama Dinas Perhubungan dan sejumlah instansi terkait telah menyiapkan pola rekayasa lalu lintas sejak sebelum proyek dimulai.

Satlantas juga menempatkan personel di sejumlah titik penyempitan jalan atau bottleneck guna membantu pengaturan kendaraan secara manual agar arus tetap bergerak meskipun harus dilakukan sistem bergantian.

0 Komentar