GARUT — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya pendidikan saat memimpin apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Alun-alun Garut, Sabtu 2 Mei 2026.
Dalam amanatnya, Syakur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hardiknas ini sebagai refleksi bersama dalam memperkuat semangat pendidikan nasional.
Menurutnya, pendidikan pada hakikatnya merupakan proses yang dijalankan dengan ketulusan, penuh kasih sayang, serta bertujuan untuk memanusiakan manusia.
Baca Juga:Apel Hardiknas, Bupati Garut Soroti Tantangan PendidikanKasur Kapuk Dibakar ODGJ, Rumah Warga di Wanaraja Garut Ludes Dilalap Api
Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar memberikan ilmu, melainkan upaya menumbuh kembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.
“Pendidikan adalah proses menumbuh kembangkan fitrah dan kodrat alamnya manusia atau potensi sebagai makhluk tuhan yang mulia,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pemikiran Ki Hajar Dewantara sebagai bapak pendidikan nasional, yang menekankan konsep pendidikan melalui tiga sistem utama yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pembinaan).
Lebih lanjut, Syakur mengatakan pentingnya pendidikan sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 serta Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2023, yang menegaskan bahwa pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membangun watak dan peradaban manusia.
“Pendidikan adalah proses menumbuh kembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa,” katanya.
Melalui asta cita presiden prabowo subianto pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia unggul, kuat dan tangguh untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur dan bermartabat.
“Berdasarkan landasan tersebut kementerian pendidikan dasar dan menengah menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam atau sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional,” Imbuhnya.
Baca Juga:DPRD Garut Akui Kendala Penyesuaian Regulasi Buruh dengan UU Cipta KerjaKonsolidasi di Garut, PBNU Siapkan Kekuatan Warga NU Hadapi Situasi Dunia
Diakhir amanatnya, Syakur mengutip sebuah adagium populer yang menyatakan bahwa kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya.
“Jika hendak memajukan bangsa perbaiki pendidikan, jika hendak memperbaiki pendidikan perbaikilah mulai dari dalam kelas,” pungkasnya. (Ale)
