Konsolidasi di Garut, PBNU Siapkan Kekuatan Warga NU Hadapi Situasi Dunia

Ale/Radar Garut
kunjungan ke Garut dalam rangka konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran Nahdlatul Ulama (NU) dalam menghadapi berbagai masalah. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf, melakukan kunjungan ke Garut dalam rangka konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran Nahdlatul Ulama (NU) dalam menghadapi berbagai masalah.

Dalam kunjungannya, Gus Yahya menyampaikan bahwa agenda utama adalah melakukan konsolidasi dengan PCNU Garut serta para Kyai dan sesepuh di Garut.

Setelah agenda di Garut, Gus Yahya dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Tasikmalaya.

Baca Juga:Aksi May Day 2026, Buruh PT UNI Cibatu Garut Tuntut Soal Outsourcing hingga Air Minum Tak LayakMay Day: KSPSI Sampaikan Tuntutan Ke Pemkab Garut, Bupati Janji Akan Penuhi Hak Normatif Buruh

Ia juga menyebutkan rencananya untuk singgah di lingkungan Al-Musadaddiyah sebelum kembali ke Jakarta.

Selain konsolidasi dengan PCNU dan Kyai serta sesepuh di Garut, menurutnya, konsolidasi ini menjadi bagian penting dalam menyampaikan perkembangan persiapan muktamar NU yang tengah dilakukan secara intensif oleh PBNU.

“Kita melakukan konsolidasi pertama tentu memberikan penjelasan-penjelasan terkait persiapan muktamar yang dilakukan sangat intensif oleh PBNU. Mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong penguatan kapasitas PCNU Garut agar mampu berperan lebih aktif dalam menggerakkan warga NU serta membantu masyarakat menghadapi berbagai macam tantangan.

“Kedua kita melakukan konsolidasi untuk mempersiapkan kapasitas PCNU Garut, di samping nanti PCNU-PCNU lain tentu saja di dalam menggerakkan warga NU, membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai macam keadaan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Gus Yahya juga turut menyoroti situasi global saat ini, termasuk konflik yang terjadi di timur tengah yang dinilai berdampak luas terhadap situaso dunia.

“Kita tahu bahwa sekarang ini ada perang di Iran yang dampaknya mendunia, menciptakan berbagai macam kesulitan global,” katanya.

Baca Juga:Garut Super Apps Dievaluasi, Pemkab Janjikan Peningkatan Layanan 1–2 Bulan ke DepanYudha Puja Turnawan Kritik Kinerja Dinsos Garut, Lamban Tangani Lansia Terlantar

Meski begitu, Ia menyebut bahwa kondisi Indonesia dinilai relatif lebih baik dibandingkan dengan sejumlah negara lain.

“Alhamdulillah, Indonesia relatif jauh lebih baik dari sejumlah negara lain. Dampak terbesar memang di Asia tapi Indonesia termasuk yang paling baik keadaanya karena pasokan energi kita relatif aman,” ungkapnya.

Dengan begitu, Ia menambahkan bahwa Nahdlatul Ulama siap berperan aktif untuk membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai tangtangan.

“Insyallah kita siap, NU beserta warganya siap hadir untuk bisa membantu masyarakat dalam menghadapi masalah-masalah yang nantinya akan datang, kita hadapi bersama,” pungkasnya. (Ale)

0 Komentar