Cegah Kecelakaan Laut, Disparbud Garut Siapkan Relawan Penyelamat di Kawasan Wisata Pantai Selatan

Pantai Karangpapak Garut. (Radar Garut)
Pantai Karangpapak Garut. (Radar Garut)
0 Komentar

Saat ini, beberapa kawasan wisata pantai mulai dikelola oleh pemerintah desa, di antaranya Pantai Puncak Guha dan Pantai Karang Paranje, serta sejumlah destinasi lainnya.

Menurutnya, perkembangan destinasi wisata tersebut harus diimbangi dengan peningkatan fasilitas pendukung, termasuk kesiapan petugas keselamatan.

Untuk tahap awal, Disparbud Garut telah merekrut sekitar 15 orang dari sejumlah kawasan wisata pantai untuk mengikuti pelatihan penyelamatan.

Baca Juga:Terima Aksi Demo AMPGB, Yudha Sebut Kebijakan Fiskal Pusat Hambat Optimalisasi Pelayanan Publik GarutGarut Bidik Tambahan 400 Tempat Tidur, Klinik Utama Rotinsulu Direncanakan Jadi Rumah Sakit

Perekrutan dilakukan dengan melibatkan perwakilan dari beberapa titik kawasan wisata. Setiap lokasi untuk sementara diprioritaskan memiliki dua orang yang mendapatkan pelatihan awal.

Beni berharap, para peserta yang telah mendapatkan pembekalan nantinya dapat membantu mengajak masyarakat lainnya untuk terlibat dalam kegiatan sukarelawan penyelamatan pantai.

“Kemarin kita baru merekrut sekitar 15 orang dari beberapa titik, karena satu titik kita latih dua orang dulu. Nanti dua orang ini yang mungkin akan mengajak sukarelawan yang lain,” katanya.

Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat lokal diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan pengawasan di kawasan pantai, terutama pada lokasi yang belum memiliki tenaga penyelamat dalam jumlah memadai.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar destinasi wisata dinilai memiliki peran penting dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan, mengingat mereka berada paling dekat dengan aktivitas wisatawan.

Di sisi lain, Beni mengungkapkan, Kabupaten Garut saat ini telah memiliki 17 personel Balawista yang telah menjalani pelatihan dan mengantongi sertifikat kompetensi.

Para petugas tersebut mendapatkan honor yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut sebesar Rp1 juta per orang setiap bulan.

Baca Juga:Status Tanggap Darurat Kekeringan Berakhir, Pemkab Garut Mulai Petakan Wilayah Terdampak Kemarau PanjangPemkab Garut Resmi Hentikan Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasir Bajing, DLH Terus Tangani Sisa Asap

“Dan itu kan sudah dapat honor dari Tenaga Honorer Kategori II ya, dari APBD Garut kalau itu. Honor per orangnya Rp1 juta per bulan,” ungkapnya.

Meski telah memiliki personel Balawista bersertifikat, Beni menilai penambahan sukarelawan tetap diperlukan untuk memperkuat sistem keselamatan wisatawan di sepanjang kawasan pantai selatan.

Terlebih, potensi kecelakaan laut tidak hanya berkaitan dengan kondisi ombak, tetapi juga aktivitas wisatawan yang terkadang kurang memperhatikan faktor keselamatan ketika berenang atau bermain air.

Karena itu, keberadaan tenaga penyelamat diharapkan tidak hanya berfungsi memberikan pertolongan ketika kecelakaan terjadi, tetapi juga membantu meningkatkan kewaspadaan wisatawan terhadap potensi bahaya.

0 Komentar