Beni berharap program pelatihan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangun sistem penyelamatan yang lebih luas dengan melibatkan petugas profesional dan sukarelawan dari masyarakat sekitar destinasi wisata.
Dengan pengawasan yang lebih baik, risiko kecelakaan laut diharapkan dapat ditekan sehingga wisatawan merasa lebih aman dan nyaman ketika berkunjung ke kawasan pantai selatan Kabupaten Garut.
“Tentu kita berharap dengan adanya sukarelawan Balawista ini untuk menjaga keselamatan para wisatawan,” pungkasnya. (*)
