Kondisi berbeda mulai dirasakan warga Kampung Cirangon, Desa Persiapan Sindang Rahayu, Kecamatan Leuwigoong.
Di wilayah tersebut, pembangunan sumur bor dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama ketika musim kemarau membuat debit sumur gali menyusut.
Mantan Ketua RW setempat, Ajuk, mengatakan pembangunan sumur bor dilakukan berdasarkan aspirasi warga yang selama ini menghadapi kesulitan air ketika kemarau.
Baca Juga:Polisi Gelar Razia Miras, Alkohol hingga Tuak DiamankanAncam Penjaga Warung di Leles, Enday Diamankan Polisi
“Pembuatan sumur bor sesuai aspirasi warga, untuk mengatasi krisis air bersih pada musim kemarau. Air sumur bor ditampung di bak penampungan, lalu didistribusikan ke 21 bak rumah di Cirangon,” kata Ajuk, Minggu (13/9/2026).
Air dari sumur bor terlebih dahulu dialirkan ke bak penampungan sebelum didistribusikan menggunakan jaringan pipa menuju bak-bak yang berada di lingkungan rumah warga.
Anggaran pembangunan sumur bor serta pengadaan pipa disebut berasal dari dana aspirasi anggota DPRD Kabupaten Garut.
Setelah pembangunan selesai, pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas tersebut diserahkan kepada kelompok warga setempat. Hal itu dilakukan agar sumur bor, pompa, jaringan pipa serta fasilitas pendukungnya dapat digunakan secara berkelanjutan.
Warga menyambut positif pemasangan jaringan pipa menuju bak penampungan di lingkungan permukiman karena diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air tidak hanya saat kemarau, tetapi juga untuk kebutuhan sehari-hari sepanjang tahun.
Di tengah terbatasnya sumber air, solidaritas antarwarga juga terlihat.
Jajang, pemilik sumur gali di Warung Koneng Nyeplek, mengaku tidak keberatan apabila warga sekitar mengambil air dari sumurnya untuk kebutuhan memasak maupun mencuci.
“Alhamdulillah air sumur gali tak surut, meski musim kemarau. Bahkan memberi manfaat kepada warga yang membutuhkan air bersih,” kata Jajang.
Baca Juga:Ditegur Saat Minum Miras, Pria di Cisompet Diduga Hantam Lansia dengan Batu hingga TewasIbu dan Bayinya Meninggal Karena Aborsi, Pedagang Bakso Diamankan Polisi
Keberadaan sumur bor di Cibiuk Kidul maupun Leuwigoong kini menjadi salah satu harapan masyarakat menghadapi dampak kemarau. Di satu sisi, air dibutuhkan untuk mempertahankan lahan pertanian, sedangkan di sisi lain pasokan air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga ketika sumber-sumber air konvensional mulai menyusut. (pap)
