RADARGARUT– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang mencakup periode 16 hingga 25 Agustus 2026.
Data resmi dari laman BMKG menunjukkan bahwa kondisi cuaca di wilayah ini cenderung stabil dengan dominasi cerah berawan hingga berawan. Namun, masyarakat tetap diimbau waspada karena potensi hujan ringan muncul di beberapa kecamatan pada hari-hari tertentu.
Pada Minggu, 16 Agustus 2026, mayoritas kecamatan di Kabupaten Garut diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan atau berawan. Suhu udara berkisar antara 18–31 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif yang cukup tinggi, yakni sekitar 46–99 persen.
Baca Juga:Pemerintah Alokasikan Lebih Dari 800 Triliun Dana Pendidikan Dalam RABN 2027Promo Spesial HUT RI ke-81: Diskon 17% Tiket Kereta Api dan Tarif Rp8 untuk KRL serta LRT
Kondisi ini berlaku di sejumlah wilayah utama, termasuk Garut Kota, Karangpawitan, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Banyuresmi, Samarang, Pasirwangi, Leles, Kadungora, Leuwigoong, Cibatu, Kersamanah, Malangbong, dan Sukawening. Di kecamatan-kecamatan tersebut, langit cenderung tertutup awan tipis hingga sedang, namun peluang hujan masih relatif rendah.
Berbeda dengan wilayah dataran, beberapa kecamatan di kawasan yang lebih tinggi atau perbukitan menunjukkan indikasi hujan ringan. Kecamatan Talegong, misalnya, diprakirakan mengalami hujan ringan pada hari ini dengan suhu 18–31 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 65–99 persen.
Kondisi serupa berpotensi terjadi di Banjarwangi dan Singajaya pada Senin, 17 Agustus 2026, di mana hujan ringan diperkirakan turun dengan suhu sekitar 18–28 derajat Celsius.
Memasuki pertengahan minggu, pola cuaca masih didominasi berawan. Pada Rabu, 19 Agustus 2026, Kecamatan Cilawu berpotensi diguyur hujan ringan dengan suhu 19–25 derajat Celsius.
Sementara itu, kecamatan lain seperti Cikajang, Cisurupan, Sukaresmi, dan Bayongbong tetap berada dalam kategori berawan dengan suhu yang cenderung lebih sejuk di malam hari, mencapai 15–18 derajat Celsius di beberapa titik.
Secara keseluruhan, suhu maksimum di Kabupaten Garut selama periode prakiraan ini mencapai 31–32 derajat Celsius pada siang hari, terutama di wilayah pesisir seperti Pameungpeuk dan Cibalong.
Suhu minimum turun hingga 15–18 derajat Celsius di kawasan pegunungan. Kelembapan udara yang tinggi, sering kali mendekati 99 persen, membuat udara terasa lembap dan berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal.
Baca Juga:Kepala SPPG Alami Indikasi Keracunan Usai Icip Ayam MBGApi Lahap Rumah Semi Permanen di Leles, Dua Unit Mobil Damkar Dikerahkan
BMKG mencatat bahwa kondisi atmosfer di wilayah Jawa Barat bagian selatan saat ini cenderung stabil, namun masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan. Hujan ringan yang bersifat lokal dapat menyebabkan genangan di jalan-jalan rendah atau mengganggu aktivitas pertanian dan perjalanan.
