RADARGARUT– Cuaca kemarau yang masih menyelimuti wilayah Kabupaten Garut kembali memicu sejumlah kejadian kebakaran lahan dan kebun.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut harus bergerak cepat pada Sabtu 8 Agustus 2026 untuk memadamkan api di tujuh titik berbeda yang tersebar di beberapa kecamatan.
Menurut data yang dirilis Disdamkarmat Garut, seluruh kebakaran berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Baca Juga:Amnesty Desak Setop Program MBG: Ratusan Anak Keracunan, Sistem Gagal Lindungi Kesehatan SiswaPolisi Garut Gerebek Gudang Miras di Cibatu, 308 Botol Berbagai Merek Diamankan
Mayoritas api dipicu oleh sisa pembakaran sampah dan aktivitas pembersihan lahan yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Kondisi cuaca kering dan angin membuat api mudah merambat ke area yang lebih luas.
Berikut rincian kejadian yang terjadi dalam sehari tersebut:
- Kp. Perum Mandala, Cibiuk (12.34 WIB).Kebakaran lahan seluas sekitar 200 m². Tim UPT Damkar Limbangan berhasil memadamkan api.
- Kp. Sakambangan, Cibalong (12.51 WIB). Api menghanguskan kebun seluas sekitar 4 hektar. Penanganan dilakukan secara terpadu oleh UPT Pameungpeuk, TNI, Polri, dan warga setempat.
- Kp. Babakan Tipar, Wanaraja (14.38 WIB). Kebakaran kebun seluas ±300 m². Pos Sektor Pangatikan turun menangani.
- Kp. Ciburial, Leles (15.10 WIB). Api membakar kebun bambu seluas sekitar 300 m². Pos Damkar Leles berhasil memadamkannya.
- Kp. Pasanggarahan, Cilawu (17.00 WIB). Kebakaran kebun bambu seluas ±100 m². Mako Damkar Patriot turun ke lokasi.
- Kp. Bunisari, Malangbong (17.18 WIB). Lahan kosong seluas 50×150 m² terbakar. Pos Damkar Malangbong memadamkan api.
- Kp. Babakan, Leuwigoong (18.15 WIB). Kebakaran kebun bambu seluas sekitar 500 tumbak. Pos Damkar Leles kembali bertindak.
Kecepatan respons tim pemadam kebakaran dan dukungan dari warga serta aparat menjadi kunci keberhasilan penanganan di semua lokasi. Meski demikian, frekuensi kejadian kebakaran lahan dalam satu hari ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat.
Himbauan untuk Warga Garut
Melihat maraknya kebakaran lahan di musim kemarau, Disdamkarmat Garut mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara-cara berikut:
- Jangan Membakar Sampah Sembarangan. Hindari membuang atau membakar sisa sampah di dekat area lahan kering atau kebun bambu. Api dapat dengan mudah merambat tanpa terkendali.
- Waspada Faktor Alam. Kemarau panjang dapat memicu kebakaran hanya dari gesekan ranting kering dan angin kencang. Selalu awasi kondisi lahan di sekitar rumah atau kebun Anda.
- Cepat Laporkan jika melihat titik api sekecil apa pun yang berpotensi membesar, membahayakan kabel listrik, atau mendekati permukiman, segera hubungi Call Center Pemadam Kebakaran. Jangan menunggu api membesar.
