Garut Siap Kirim 125 Ton Sampah per Hari ke Legok Nangka, Operasional Ditargetkan Akhir 2028

Ale/Radar Garut
Bak sampah di lingkungan Islamic centre. (Ale/radargarut)
0 Komentar

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut tetap berkomitmen dalam kerja sama pengelolaan sampah regional melalui Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka.

Komitmen tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani enam pemerintah daerah di Jawa Barat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, mengatakan bahwa Garut menjadi salah satu daerah yang terikat dalam MoU bersama Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang.

Baca Juga:Dispusipda Jabar Genjot Peningkatan Kemampuan Literasi MasyarakatBINUS Buka Beasiswa hingga 100% untuk Calon Mahasiswa, Dorong Talenta Muda Kreatif Berdampak bagi Indonesia

“Sesuai dengan MoU, Kabupaten Garut memiliki kewajiban mengirimkan minimal 125 ton sampah per hari ke TPPAS Legok Nangka. Volume tersebut dapat ditingkatkan hingga maksimal 145 ton per hari,” ujar Jujun, Senin 20 Juli 2026.

Meski begitu, Jujun mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut harus menanggung biaya tipping fee sekitar Rp9 miliar setiap tahun.

Besaran biaya tersebut merupakan konsekuensi dari perjanjian yang telah disepakati pada masa pemerintahan sebelumnya.

“Biaya tipping fee hampir Rp9 miliar per tahun dan hingga saat ini tidak bisa diubah karena sudah menjadi bagian dari MoU yang ditandatangani pada masa Bupati Rudy Gunawan,” katanya.

Menurut Jujun, hingga kini rencana pembangunan TPPAS Legok Nangka masih berjalan sesuai tahapan.

Groundbreaking pembangunan infrastruktur ditargetkan berlangsung pada tahun ini, sementara operasional fasilitas tersebut diperkirakan baru dimulai pada akhir 2028.

Ia menambahkan, kehadiran TPPAS Legok Nangka diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing.

Baca Juga:Atta dan Aurel Bagikan Keseruan Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba, Warganet Ikut AntusiasFestival Balon Udara Tradisional Semarakkan Milad 'Aisyiyah ke-109 di Panawuan

Namun, di sisi lain, pemerintah daerah tetap harus menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk membayar tipping fee setiap tahunnya.

“Saat ini Legok Nangka belum beroperasi. Groundbreaking direncanakan tahun ini dan operasional diperkirakan pada akhir 2028,” pungkasnya. (Ale)

0 Komentar