GARUT – Menjelang tahun ajaran 2026/2027, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut mencatat puluhan sekolah dasar masuk dalam daftar kebutuhan revitalisasi.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iwan Riswandi, mengatakan berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), terdapat 69 SD yang perlu mendapatkan penanganan revitalisasi. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Garut.
“Kalau yang sesuai dengan dopodik itu 69 di seluruh kecamatan pasti ada ya,” kata Iwan.
Baca Juga:Pelarian Pembobol ATM di Tasik Berakhir di Garut, Satu Orang Sempat Lompat ke SungaiDukung Pendidikan Keluarga Prasejahtera, PNM Garut Beri Beasiswa untuk 33 Pelajar
Iwan menjelaskan, program revitalisasi tersebut meliputi rehabilitasi bangunan, penambahan fasilitas, hingga peningkatan utilitas sekolah. Program ini diharapkan dapat memperbaiki kondisi sarana pendidikan agar kegiatan belajar mengajar berjalan lebih nyaman dan aman.
Karena tahun ajaran baru segera dimulai, disebut Iwan, Disdik Garut meminta sekolah yang masuk daftar revitalisasi tetap memanfaatkan ruang belajar yang tersedia untuk sementara waktu. Apabila program sudah mulai berjalan, pihak sekolah diminta menyiapkan alternatif tempat belajar sementara.
“Untuk saat ini dipakai dulu yang existing, nanti kalau mendekat turunnya program tersebut, mungkin dicarikan solusi untuk mereka berpindah dulu belajarnya,” sebutnya.
Dijelaskan Iwan, sejumlah sekolah bersama panitia SPMB dan guru mulai menginventarisasi lokasi terdekat yang memungkinkan digunakan sebagai tempat belajar sementara. Langkah itu dilakukan agar proses pembelajaran tidak terganggu saat revitalisasi berlangsung.
“Mungkin mereka sudah mempersiapkan walaupun belum disampaikan banyak tapi mereka mencoba menginventarisir mana saja yang terdekat yang memungkinkan sehingga rentang kendali pengawasan dari mereka terhadap murid bisa berjalan,” jelas Iwan.
Disdik Garut juga menurutnya telah melakukan pemantauan dan mengumpulkan informasi dari sekolah-sekolah calon penerima program revitalisasi. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kesiapan masing-masing sekolah sebelum program direalisasikan.
“Pengawasan kami, kemarin kami mengumpulkan para penerima berkenaan dengan beberapa informasi yang perlu kami sampaikan, perkembangan dari persiapan realisasi revitalisasi SD kemarin,” ucapnya.
Baca Juga:Kalah Judi Online, Pria Asal Garut Curi Motor Jemaah Masjid di PurworejoFMG Minta APH Telusuri Dugaan Mobilisasi Massa dalam Dukungan Program MBG
Selain itu, Disdik Garut juga masih menunggu informasi lanjutan terkait pelaksanaan bimbingan teknis, kesiapan program, serta tahapan realisasi revitalisasi sekolah dasar.
“Dan sampai hari ini belum ada informasi terbaru berkenan dengan revitalisasi SD,” ungkap Iwan.
Iwan berpesan kepada sekolah penerima manfaat agar program revitalisasi nantinya digunakan sesuai peruntukan. Ia juga meminta pihak sekolah memahami aturan pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan keuangan agar pelaksanaan program berjalan tertib.
